Rabu, Juli 1, 2026

Ekspansi J&T International ke 60 Negara Perkuat Industri Logistik dan Akses Ekspor UMKM

Must Read

Persaingan di industri logistik semakin mengarah pada penguatan layanan lintas negara seiring meningkatnya aktivitas perdagangan global. Menjawab tren tersebut, J&T Express memperluas layanan J&T International dari sebelumnya hanya melayani tujuh negara menjadi lebih dari 60 negara tujuan yang tersebar di Asia, Timur Tengah, Afrika, Australia, Eropa, hingga Amerika.

Perluasan jaringan internasional ini menjadi langkah strategis perusahaan untuk menangkap pertumbuhan permintaan pengiriman luar negeri sekaligus memperkuat peran sektor logistik sebagai penopang ekspor nasional, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

J&T Express mencatat volume pengiriman internasional pada 2025 meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut berjalan seiring meningkatnya aktivitas ekspor UMKM Indonesia yang naik dari 16,9% pada 2024 menjadi 19% pada 2025 berdasarkan data Kementerian Perdagangan.

Direktur Marketing J&T Express, Erick, mengatakan ekspansi layanan merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas konektivitas logistik Indonesia dengan pasar global.

“Seiring dengan operasional J&T Express yang telah tersedia di 13 negara di tiga benua, kami memiliki kapabilitas jaringan yang semakin kuat untuk memperluas layanan internasional dari Indonesia. Ekspansi ini memungkinkan kami menghadirkan akses pengiriman yang lebih luas dan kompetitif, sekaligus mendukung pelaku usaha Indonesia agar dapat menjangkau peluang pasar global dengan lebih mudah,” ujar Erick dalam keterangan resminya, Selasa (30/6).

Melalui perluasan tersebut, pelanggan kini dapat mengirim barang ke berbagai negara di Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Filipina, Brunei Darussalam, Kamboja, dan Myanmar. Di Asia Timur, layanan mencakup Tiongkok, Hong Kong, Makau, Taiwan, Jepang, dan Korea Selatan, sedangkan di Asia Selatan meliputi India, Bangladesh, Pakistan, Nepal, dan Sri Lanka.

Jaringan pengiriman juga telah menjangkau Australia dan Selandia Baru, kawasan Timur Tengah seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Bahrain, Oman, Yordania, Lebanon, Kazakhstan, Georgia, Turki, dan Siprus, serta sejumlah negara Afrika, yakni Mesir, Afrika Selatan, Kenya, Maroko, dan Nigeria.

Di kawasan Eropa, layanan tersedia ke lebih dari 20 negara, di antaranya Belanda, Belgia, Prancis, Italia, Spanyol, Portugal, Inggris Raya, Denmark, Swedia, Finlandia, Norwegia, Irlandia, Polandia, Rumania, Bulgaria, Yunani, Estonia, Lituania, Luksemburg, Malta, Moldova, Monako, serta Bosnia dan Herzegovina. Sementara di benua Amerika, pengiriman telah mencakup Amerika Serikat.

Dari sisi layanan, J&T International menawarkan tarif mulai Rp50.000 per kilogram untuk tujuan Malaysia, Rp60.000 per kilogram ke Singapura, Rp370.000 per kilogram ke Belanda, hingga Rp580.000 per kilogram ke Amerika Serikat. Selain itu, biaya bea cukai dikenakan sesuai tagihan aktual dari otoritas setempat sehingga memberikan transparansi biaya kepada pelanggan.

Ekspansi jaringan ini diharapkan semakin memperkuat daya saing industri logistik nasional sekaligus mempermudah pelaku usaha Indonesia menembus pasar internasional melalui layanan pengiriman yang lebih luas, efisien, dan kompetitif.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Diterpa Lesunya Ekonomi Global, Sennheiser Pertahankan Strategi Investasi Jangka Panjang

Pelemahan ekonomi global belum menghentikan langkah Sennheiser Group untuk berinvestasi. Produsen perangkat audio profesional asal Jerman itu tetap menggelontorkan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img