Rabu, Mei 6, 2026

Ekspansi Kapasitas Mulai Berbuah, Laba CLEO Tumbuh di Tengah Persaingan Ketat AMDK

Must Read

Strategi ekspansi yang dijalankan PT Sariguna Primatirta Tbk mulai menunjukkan hasil. Emiten produsen air minum dalam kemasan berkode CLEO itu mencatat pertumbuhan penjualan dan laba pada kuartal I-2026, didorong oleh peningkatan kapasitas produksi serta permintaan pasar yang tetap solid.

Sepanjang Januari hingga Maret 2026, CLEO membukukan penjualan sebesar Rp774,4 miliar atau naik 15,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kenaikan penjualan di seluruh segmen, menandakan permintaan produk perseroan tetap terjaga di tengah persaingan industri air minum dalam kemasan yang semakin kompetitif.

Segmen botol masih menjadi motor utama bisnis perseroan dengan kontribusi penjualan mencapai Rp432,7 miliar, tumbuh 16,9% secara tahunan. Sementara itu, segmen non-botol juga mencatatkan pertumbuhan 16,2% YoY menjadi Rp325,7 miliar.

Chief Executive Officer CLEO Melisa Patricia mengatakan, kombinasi antara permintaan pasar yang kuat dan ekspansi fasilitas produksi menjadi faktor utama yang menopang kinerja perseroan pada awal tahun.

“Permintaan pasar yang solid, didukung perluasan kapasitas produksi menjadi kunci mendorong penguatan kinerja,” ujar Melisa.

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bersih konsolidasi CLEO juga meningkat menjadi Rp122,6 miliar atau tumbuh 5,2% YoY. Meski laju pertumbuhan laba berada di bawah pertumbuhan penjualan, perseroan dinilai tetap mampu menjaga profitabilitas di tengah tekanan kompetisi yang ketat.

Manajemen menilai, keberhasilan mengoptimalkan pabrik-pabrik hasil ekspansi sebelumnya telah memberi dampak langsung terhadap peningkatan volume penjualan, khususnya di wilayah ekspansi baru.

“Kapasitas produksi yang semakin optimal berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan kinerja,” kata Melisa.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, CLEO akan menambah tiga fasilitas produksi baru yang berlokasi di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru. Pabrik di Palu dijadwalkan mulai beroperasi pada kuartal III tahun ini, sementara dua pabrik lainnya ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal IV.

Tambahan kapasitas ini diharapkan memperkuat penetrasi pasar perseroan di wilayah timur dan barat Indonesia sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi.

Tak berhenti di situ, CLEO juga telah menyiapkan agenda ekspansi lanjutan dengan rencana pembangunan tiga pabrik baru di wilayah potensial lainnya. Langkah agresif ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbesar pangsa pasar dan menjaga pertumbuhan jangka panjang.

“Strategi ekspansi adalah langkah konsisten CLEO untuk terus dekat dengan para pelanggan, sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang,” tutup Melisa.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Segmen Seragam Jadi Motor Pertumbuhan, Laba BELL Tumbuh 22% pada Kuartal I-2026

PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) memulai tahun 2026 dengan catatan kinerja yang lebih kuat. Emiten tekstil ini membukukan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img