Rabu, Maret 4, 2026

Gaet Nasabah ‘Kids Zaman Now’, BTN Optimalkan Digital Banking

Must Read

Moneter.co.id –  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN melakukan sejumlah
inovasi untuk mendekatkan perseroan terhadap kebutuhan nasabah yang
semakin kompleks, tetapi membutuhkan layanan transaksi dan akses terhadap
produk perbankan yang mudah, murah, dan cepat.
 

Digital banking pun menjadi salah satu solusi yang perlu
dioptimalkan fungsinya, terutama ke nasabah dari generasi milenial atau yang
dikenal ‘Kids Zaman Now’.

Digital
Banking
 kini mutlak
dikembangkan oleh perbankan tidak hanya untuk meningkatkan efisiensi, namun
juga menggaet nasabah baru, terutama ‘kids zaman now’, yaitu para milenial
karena mereka menyukai serba instan dan simple,”
kata Direktur Utama Bank BTN Maryono, Selasa (31/10).

Dalam
kurun waktu 3 tahun terakhir, BTN ini
telah meluncurkan ‘BTN Digital Lounge‘ yang kini diubah menjadi smart branch, kemudian
merilis Digital Solution, yakni
aplikasi perbankan untuk ponsel pintar selain internet
banking
 BTN.

Aplikasi
yang diunduh lewat Playstore atau Appstore menjadi pilihan nasabah, terutama
milenial karena memudahkan mereka untuk melakukan pembayaran tagihan kartu
kredit/asuransi, transfer dan membayar pembelian e-commerce yang kini menjadi tren berbelanja
konsumen serta melakukan top
up digital payment
 seperti
Gopay, Grabpay, dan sebagainya.

“Frekuensi
penggunaan aplikasi perbankan oleh golongan milenial semakin meningkat seiring
bertambahnya fitur transaksi karena mereka menyukai fitur yang mempermudah
aktivitas mereka baik untuk bekerja atau sekadar hiburan. Mereka ini menjadi
sasaran perbankan karena kelak akan menyumbang pendapatan terbesar bagi
industri perbankan setidaknya dalam satu dekade mendatang,” kata Maryono.

Selain
aplikasi, Bank BTN juga mengoptimalkan situs www.btnproperti.co.id. Situs ini
menjadi kanal pemasaran digital untuk mendekatkan BTN ke calon nasabah yang
menghendaki aplikasi KPR yang cepat dan jual beli properti yang mudah.

Situs
ini terbukti mujarab menggiring debitur KPR. Pada periode Januari- September
2017, jumlah pengajuan KPR online meroket 123% dibandingkan periode yang
sama tahun lalu, dari 3.264 aplikasi KPR menjadi 7.272 aplikasi KPR. Adapun
realisasinya juga naik 32% di periode tersebut atau menjadi sekitar 1.485 unit
dari 1.127 unit.

“Meski
realisasi KPR masih didominasi pengajuan KPR konvensional, namun kenaikan
aplikasi KPR onlinemenjadi
bukti tren penggunaan internet untuk penjualan produk perbankan semakin
meningkat,” kata Maryono.

Ia menambahkan, makin pesatnya perkembangan digital
banking
 juga manambah
efisiensi bagi sejumlah perusahaan termasuk Bank, misalnya penurunan jumlah
cabang hingga SDM.

Dengan begitu, lanjut Maryono, di era digital, korporasi membutuhkan SDM
yang inovatif, mampu beradaptasi dengan teknologi baru dan menambah kemampuan
yang bisa mengakomodasi dinamika kebutuhan masyarakat.

“Untuk
itu, BTN mencoba membantu mahasiswa dengan membuka sejumlah titik BTN zone di beberapa perguruan tinggi, yang
tujuannya mengenalkan digital
banking
 di
perbankan,” ujarrnya.

BTN Zone memberikan akses ke
mahasiswa untuk terkoneksi dengan internet, mempelajari produk perbankan BTN,
dan merasakan langsung kemudahan bertransaksi dengan aplikasi digital solutions yang bisa mendorong mendorong cashless society.

Generasi
milenial dan Z diyakini Maryono akan memperkuat penetrasi digital banking karena mereka akan menjadi angkatan
kerja di masa mendatang.

“Dengan
memberikan pengalaman perbankan digital sejak di bangku kuliah akan memudahkan
Bank BTN menawarkan produk lainnya seperti kartu kredit, uang elektronik, dan
lain sebagainya,” pungkas Maryono.


(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Spotify Ungkap Perubahan Pola Konsumsi Audio Masyarakat Indonesia Selama Ramadan

Kebiasaan mendengarkan masyarakat Indonesia mengalami transformasi signifikan seiring dengan datangnya bulan suci Ramadan. Berdasarkan data terbaru dari Spotify, aliran...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img