Rabu, Maret 4, 2026

Grab Indonesia Gandeng YCAB Foundation Luncurkan GrabSchool

Must Read

Moneter.co.id – Grab Indonesia meluncurkan program pelatihan satu hari, GrabSchool, bagi masyarakat Indonesia yang bekerjasama dengan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB Foundation) guna menumbuhkan semangat kewirausahaan putra-putri mitra pengemudi Grab. Program ini merupakan cara perusahaan untuk berinvestasi pada masa depan putra-putri dari mitra pengemudi Grab.

Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia mengatakan ada 100 putra-putri mitra pengemudi Grab yang berusia 12 sampai 18 tahun ikut serta dalam program GrabSchool yang diadakan di Bandung, Jawa Barat.

Program yang bertema “Grab Your Chance: Merancang Usaha, Merancang Hidup”, memperkenalkan ide yang mendorong kewirausahaan pada usia dini guna meningkatkan kepercayaan diri anak muda dan menunjukkan bahwa mereka dapat menjadi wirausahawan/wati sukses di masa depan.
“Kami percaya dengan memberikan peluang bagi mereka untuk membangun kepercayaan diri dan mengajarkan mereka pengetahuan teknis bagaimana membangun sebuah bisnis, mereka kelak dapat menjadi wirausahawan/wati yang sukses di masa depan,” tutur Ridzki, Rabu (29/3).
Program ini juga bertujuan untuk menunjukkan keuntungan dan kerugian memilih hidup sebagai seorang wirausaha dan cara membangun bisnis dari nol. Menurutnya, Indonesia memiliki target untuk menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020 dengan mengembangkan ekosistem startup yang suportif.
“GrabSchool membantu mencapai target tersebut dengan menanamkan benih semangat kewirausahaan kepada anak-anak mitra pengemudi kami sehingga saat waktunya tiba, mereka siap membangun bisnisnya dan memanfaatkan teknologi digital untuk mengatasi permasalahan masyarakat sekaligus menghasilkan keuntungan finansial,” lanjut Ridzki.

Salah satu kegiatan dalam program ini mengajak para peserta memahami hal-hal dasar bagaimana membangun sebuah bisnis dari nol. Sebagai simulasi misalnya peserta diminta membuat sebuah restoran, lengkap dengan menu dan harga produk, kemudian mempresentasikannya ke seluruh peserta dengan cara semenarik mungkin. Dengan demikian, para peserta belajar cara merencanakan, menciptakan, dan menjual sebuah usaha.

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Fenomena Berburu Takjil Kini Menjadi Tradisi Tak Tergantikan Bagi Gen Z dan Milenial

Memasuki bulan suci Ramadan, aktivitas masyarakat Indonesia tidak bisa dilepaskan dari tradisi berburu takjil. Secara etimologi, kata ‘takjil’ berakar...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img