Rabu, April 15, 2026

Harga Komoditas Pertambangan Alami Kenaikan Periode April 2023

Must Read

MONETER
Sejumlah produk pertambangan yang dikenakan bea keluar (BK) periode April 2023
mengalami kenaikan harga dibandingkan periode Maret 2023. Kenaikan harga ini
akibat meningkatnya permintaan komoditas pertambangan di pasar dunia hingga
awal tahun 2023.

 

Beberapa produk pertambangan juga mengalami penurunan
harga yang disebabkan adanya peningkatan ketersedian yang tidak diimbangi
permintaan. Hal ini memengaruhi analisis penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE)
produk pertambangan yang dikenakan BK untuk periode April 2023.

 

“Ketentuan HPE periode April 2023 ditetapkan dalam
Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 874 Tahun 2023 tanggal 28 Maret 2023
tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor Atas Produk Pertambangan Yang Dikenakan
Bea Keluar,” tulis keterangan resmi Kementerian Perdagangan yang diterima
Moneter, Kamis (30/3/2023).

 

Komoditas yang mengalami peningkatan harga yakni
konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat mangan, konsentrat pasir
besi, dan konsentrat ilmenit. Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan
harga, yaitu konsentrat tembaga, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat
rutil, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian. Sementara untuk pellet
konsentrat pasir besi masih tetap tidak mengalami perubahan sebagaimana
biasanya.

 

Produk pertambangan yang mengalami peningkatan harga
rata-rata pada periode April 2023 yaitu konsentrat besi (hematit, magnetit) (Fe
> 68%) dengan harga rata- rata sebesar USD 112,19/WE atau naik sebesar
3,08%; konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar (Fe ≥
61% dan (Al2O3 + SiO3) ≥ 10%) dengan harga rata-rata sebesar USD 57,33/WE atau
naik sebesar 3,08%; konsentrat mangan (Mn > 64%) dengan harga rata-rata
sebesar USD 218,99/WE atau naik sebesar 1,75%; konsentrat pasir besi (lamela
magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 62%) dengan harga rata-rata sebesar USD 66,99/WE atau
naik sebesar 3,08%; konsentrat ilmenit (TiO2 ≥ 70%) dengan harga rata-rata USD
487,21/WE atau naik sebesar 1,57%.

 

Produk pertambangan yang mengalami peningkatan harga
rata-rata pada periode April 2023, yaitu konsentrat tembaga dengan harga
rata-rata sebesar USD 3.286,32/WE atau turun sebesar 2,31%; konsentrat timbal
(Pb > 86%) dengan harga rata-rata sebesar USD 862,47/WE atau turun sebesar
0,91%; konsentrat seng (Zn ≥ 67%) dengan harga rata-rata sebesar USD 878,59/WE
atau turun sebesar 8,12%; konsentrat rutil (TiO2 ≥ 90%) dengan harga rata-rata
sebesar 1.392,05/WE atau turun sebesar 0,02%; dan bauksit yang telah dilakukan
pencucian (washed bauxite) dengan harga rata-rata sebesar USD 31,24/WE atau
turun sebesar 7,61%.

 

Sementara itu, komoditas produk pertambangan pellet
konsentrat besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 54%) dengan harga rata-rata USD
117,98/WE masih tetap tidak mengalami perubahan.

 

Penetapan HPE produk pertambangan periode April 2023 ini
dilakukan dengan terlebih dahulu meminta masukan/usulan tertulis dari
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) selaku instansi teknis
terkait.

 

Kementerian ESDM kemudian memberikan usulan dengan
perhitungan yang didasarkan pada data perkembangan harga yang diperoleh dari
Asian Metal, Iron Ore Fine Australia, dan London Metal Exchange (LME).

 

Selanjutnya, HPE
ditetapkan setelah dilaksanakan rapat koordinasi dengan berbagai instansi
terkait, antara lain Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian
Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Perdagangan,
Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

PRISM Bidik Peluang Pariwisata, Perluas Konsep Hotel Full-Service di Destinasi Strategis

PRISM, perusahaan induk OYO, memperluas strategi bisnisnya di sektor hospitality Indonesia dengan mendorong pengembangan hotel full-service di sejumlah destinasi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img