Moneter.co.id – Harga
minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di Provinsi
Jambi periode 16-22 Maret 2018 mengalami penurunan signifikan sebesar Rp169 per
kilogram atau dari Rp7.907 menjadi Rp7.738 per kilogram.
“Sama halnya untuk harga tandan buah segar (TBS) kelapa
sawit dan inti sawit juga terjadi penurunan pada periode kali ini,” kata Pejabat
Penetapan Harga TBS Sawit Provinsi Jambi Putri Rainun di Jambi, Sabtu (17/3)
dilansir dari Antara.
Menurut Putri, harga inti sawit pada periode kali ini turun
cukup signifikan sebesar Rp239 per kilogram dari Rp5.558 per kilogram menjadi
Rp5.319 per kg dengan indeks yang dipakai 89,50%.
Sedangkan,
untuk harga TBS kelapa sawit turun Rp34 per kilogram dari Rp1.417 per kilogram
menjadi Rp1.383 per kilogram.
Berikutnya, harga TBS usia tanam tiga tahun yang ditetapkan
untuk dua periode tersebut adalah Rp1.383 per kilogram, usia tanam empat tahun
Rp1.472 per kilogram, usia tanam lima tahun Rp1.540 per kilogram, usia tanam
enam tahun Rp1.605 per kg, dan usia tanam tujuh tahun Rp1.646/kg.
Kemudian, untuk usia tanam delapan tahun senilai Rp1.680 per
kg, usia tanam sembilan tahun Rp1.713 per kg, usia tanam sepuluh sampai dengan
20 tahun Rp1.766/kg, usia 21-24 tahun Rp1.712 per kg, dan di atas 25 tahun
Rp1.633 per kilogram.
Penetapan harga CPO, TBS, dan inti sawit merupakan
kesepakatan tim perumus dalam satu rapat dihadiri para pengusaha, koperasi, dan
kelompok tani sawit setempat.
Provinsi
Jambi memiliki kebun kelapa sawit seluas 962.000 hektare yang tersebar pada
sepuluh kabupaten, dengan produksi sekitar 1.000.000 ton per tahun.
(HAP)




