Kamis, Januari 15, 2026

Hari Pertama Melantai di Bursa Saham, PGE Raih Dana Rp9,05 Triliun

Must Read

MONETER
– PT Pertamina Geothermal Energy Tbk atau PGE (PGEO) resmi mencatatkan saham
perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (24/2/2023) dengan
berhasil meraih dana sebesar Rp9,05 triliun.

 

Dalam Initial Public Offering (IPO) ini, PGE
menawarkan ke masyarakat sebanyak 10,35 miliar saham biasa atas nama, yang
mewakili 25% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan, dan ditawarkan
dengan harga penawaran Rp875 setiap saham, dengan pelaksanaan Penawaran Umum
dari tanggal 20 hingga 22 Februari 2023

 

Sementara, saham PGE dibuka turun 5,14% ke posisi
Rp830 dari harga awal Rp875 per lembar saham, dengan berada di level tertinggi
Rp925 per saham dan level terendah Rp815 per saham. Total frekuensi perdagangan
432 kali dengan volume perdagangan 248,4 juta saham dan nilai transaksi harian
Rp21,3 miliar.

 

“Pelepasan saham perdana atau IPO untuk mendukung
rencana perseroan mengembangkan kapasitas terpasang perseroan sebesar 600 MW
(mega watt) hingga 2027 mendatang,” kata Direktur Utama PGE Ahmad Yuniarto,
Jumat (24/2/2023).

 

PGE menargetkan untuk meningkatkan basis kapasitas
terpasangnya yang dioperasikan sendiri, dari 672 MW saat ini menjadi 1.272 MW
pada tahun 2027, serta untuk mendukung ambisi PGE untuk terus tumbuh dan
mengembangkan seluruh value chain
dari sumber daya panas bumi Indonesia, sesuai dengan tagline PGE “Energizing Green Future”

 

Lebih lanjut, perseroan mengalokasikan
sebanyak-banyaknya sebesar 1,50% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah
Penawaran Umum Perdana Saham atau sebanyak- banyaknya 630,39 ribu saham untuk
Program Opsi Pembelian Saham Kepada Manajemen dan Karyawan Perseroan
(Management and Employee Stock Option Program (“MESOP”)).

 

IPO PGE mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 3,81 kali dari
porsi pooling, melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya. 
PGE berhasil menarik minat investor domestik maupun
multinasional yang berkualitas untuk berpartisipasi dalam IPO PGE.

 

Beberapa investor domestik dan multinasional yang
turut berpartisipasi dalam IPO PGE antara lain Indonesia Investment Authority
(INA) dan Masdar, perusahaan clean energy yang berkantor pusat di United Arab
Emirates (UAE).

 

Dalam IPO ini, PGE menunjuk PT Mandiri Sekuritas, PT
CLSA Sekuritas Indonesia, dan PT Credit Suisse Sekuritas Indonesia sebagai
penjamin pelaksana emisi efek. Selain itu, PGE juga menunjuk CLSA, Credit
Suisse, dan HSBC sebagai international
selling agents
.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img