Moneter.co.id – Dua kapal pesiar (cruise ship) MV Artania berbendera Bahama dan MV Silver Discoverer menyambangi pulau Komodo secara bersamaan pada saat liburan Nyepi, Selasa (28/3/2017). Mereka membawa 1000 lebih turis untuk menikmati keindahan alam pulau hewan purba itu.
MV Artania datang dari Darwin, Australia, sedangkan MV Silver Discoverer, membawa rombongan turis dari Phuket, Thailand.
Kepala Syahbandar Labuan Bajo Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur, Usman Husin mengatakan, MV Artania mengangkut 734 wisatawan ditambah 523 ABK. Sementara MV Silver Discoverer membawa 364 turis dan 101 ABK. “Total turis yang diangkut dua kapal ini sebanyak 1.080 orang. Mereka masuk ke pulau Komodo jam 8 pagi ,” ujar Husin.
Menurutnya, selama berada di Loh Liang (Pulau Komodo), ribuan turis itu berjalan-jalan melihat kawanan kadal purba Varanus Komodo. Usai menyaksikan kadal raksaksa itu, mereka dijadwalkan snorkeling di Pink Beach.
“Trecking di Loh Liang sekitar empat jam, kemudian snorkeling di Pantai Merah (pink beach) ada juga yang menyelam di beberapa dive spot. Dua kapal itu meninggalkan perairan Taman Nasional Komodo (TNK) pada pukul 16.00 WITA,” ujar Usman.
Berdasarkan data Syahbandar Labuan Bajo yang memberi ijin labuh bagi kapal pesiar yang masuk TNK menyebutkan,dalam kurun waktu Januari hingga Maret 2017 sudah 24 kapal pesiar yang menyambangi Taman Nasional Komodo dengan jumlah turis sebanyak 20 ribu lebih orang.
“Triwulan pertama tahun 2017 ini sudah 24 cruise yang masuk, naik 300 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2016,” ujarnya.
Namun sayangnya, kata Usman, semua kapal pesiar yang datang tidak satupun yang berlabuh di Labuan Bajo padahal tidak sedikit obyek wisata dan atraksi budaya yang mesti di nikmati wisatawan. “Saya tanya ke agenya, mereka bilang paket Labuan Bajo tak begitu diminati oleh cruise ship. Ini yang perlu didorong. Saya kira Kementerian Pariwisata (Kemenpar) perlu memikirkan ini,” pungkasnya.
(HAP)




