Rabu, Maret 4, 2026

Indeks Harga Konsumen Jakarta Alami Inflasi 0,30 Persen pada Desember 2019

Must Read

Moneter.id – Indeks Harga Konsumen (IHK) DKI Jakarta mengalami inflasi
0,30% pada Desember 2019. Angka ini lebih rendah dari rata-ratanya dalam tiga
tahun terakhir yang sebesar 0,51%.

“Rendahnya tekanan inflasi terutama disebabkan oleh
terjaganya inflasi kelompok bahan makanan dan kelompok transpor, komunikasi dan
jasa keuangan,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta
Hamid Ponco Wibowo di Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Dengan perkembangan tersebut, inflasi IHK 2019 tercatat
sebesar 3,23%, menurun dari tahun sebelumnya sebesar 3,27%, dan mendukung
pencapaian sasaran inflasi nasional sebesar 3,5% plus minus 1%.

Menurut Hamid Ponco Wibowo, tekanan inflasi pada Desember
2019 terutama disumbang oleh inflasi pada kelompok bahan makanan dan kelompok
transpor, komunikasi dan jasa keuangan.

Kelompok bahan makanan mengalami inflasi sebesar 0,94%
(mtm) yang terutama disumbang oleh inflasi pada komoditas telur ayam ras, jeruk
dan bawang merah.

Kenaikan harga pada ketiga komoditas tersebut seiring
dengan meningkatnya permintaan sehubungan dengan Hari Besar Keagamaan Nasional
(HKBN) Natal dan tahun baru.

Sementara itu, kelompok transpor, komunikasi dan jasa
keuangan mengalami inflasi sebesar 0,33% (mtm) yang terutama disumbang oleh
inflasi pada komoditas tarif kereta api, tarif angkutan udara dan tarif
angkutan antar kota seiring dengan faktor musiman tersebut.

Laju inflasi lebih lanjut tertahan oleh penurunan inflasi
pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau dan kelompok perumahan,
air, listrik, gas dan bahan bakar serta deflasi pada kelompok sandang dan
kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga.

Pada Desember 2019, komoditas pada keempat kelompok
tersebut yang mencatat deflasi terutama adalah emas perhiasan dan beberapa
barang elektronik seperti VCD/DVD player, lemari es dan televisi berwarna.

Dijelaskan, inflasi 2019 yang terjaga tersebut didukung
oleh koordinasi pengendalian inflasi yang solid.

Konsistensi Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga
serta ditopang oleh sinergi antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI
Jakarta dan Pemerintah Pusat melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan
forum-forum yang ada mendukung terjaganya inflasi Jakarta pada 2019, katanya.

“Ke depan, sinergi tersebut terus diperkuat sehingga
mendukung pencapaian sasaran inflasi nasional sebesar 3,0 plus minus 1% pada
2020,” tutupnya. (Ant)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Spotify Ungkap Perubahan Pola Konsumsi Audio Masyarakat Indonesia Selama Ramadan

Kebiasaan mendengarkan masyarakat Indonesia mengalami transformasi signifikan seiring dengan datangnya bulan suci Ramadan. Berdasarkan data terbaru dari Spotify, aliran...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img