Selasa, Maret 3, 2026

Indonesia Promosikan Perdagangan dan Investasi Pada World Economic Forum 2020 di Swiss

Must Read

Moneter.id – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menegaskan Kementerian
Perdagangan berkomitmen terus mempromosikan perdagangan, khususnya ekspor,
sekaligus mendorong investasi Indonesia di berbagai pertemuan tingkat
internasional termasuk
World Economic
Forum
(WEF) di Davos, Swiss, Selasa, (21/1).  

“WEF merupakan salah satu forum internasional
tahunan bergengsi yang dihadiri sekitar 3000 peserta, termasuk pemimpin dunia
dan pemimpin korporasi global. Momentum ini sangat strategis bagi Indonesia
untuk mempromosikan perdagangan, khususnya produk ekspor barang dan jasa serta
serta potensi investasi Indonesia kepada para peserta WEF,” jelas Mendag Agus.

Forum ini menampilkan beberapa ekspor produk barang asal
Indonesia, seperti makanan ringan, teh, cokelat, kopi; dan jasa teknologi.
Beberapa perusahaan yang ikut menjadi peserta antara lain Mayora, Sosro, Dua
Kelinci, Garuda Food, Kopitiam, Coffeejoy, dan WIR Group.

Sejumlah diskusi panel mengenai strategi perdagangan
Indonesia, ekonomi digital, pariwisata dan ekonomi kreatif, serta kota cerdas (smart city) dijadwalkan digelar di
Paviliun Indonesia. Seluruh kegiatan tersebut berlangsung pada 21 – 24 Januari
2020.

Selain menghadirkan para menteri, diskusi tersebut juga
akan menghadirkan pembicara dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN) dan pelaku
usaha Indonesia, seperti Traveloka, Grab Indonesia, dan Gojek Indonesia.

Sebelumnya, Mendag Agus juga mendampingi Menteri
Koordinator (Menko) Maritim dan Investasi Luhut Panjaitan dalam pertemuan makan
siang dengan Grab dan beberapa perusahaan industri teknologi.

Dalam sambutannya, Menko Luhut menyampaikan, Indonesia
sangat terbuka bekerja dengan pihak swasta di sektor industri teknologi dari
seluruh dunia. Hal itu sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan masyarakat
dan bangsa.

Menko Luhut juga mengajak investor dunia bekerja sama
mengembangkan sektor ekosistem kendaraan listrik (electric vehicles) dan menawarkan proyek pemindahan ibu kota
Indonesia.

Seperti diketahui, perdagangan Indonesia-Swiss periode
Januari- November 2019 mencapai USD 1,38 miliar. Total ekspor Indonesia ke
Swiss tercatat sebesar USD 727,3 juta dan impor Indonesia dari Swiss tercatat
sebesar USD 659 juta.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Alokasikan Dana Tunai Rp65,7 Triliun Guna Penuhi Kebutuhan Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img