Selasa, Maret 3, 2026

Ini 3 Area di Bekasi yang Paling Banyak Dicari Pembeli Rumah

Must Read

Moneter.id – Daerah penyangga ibu kota Jakarta, belakangan menjadi
pilihan yang logis bagi para pencari rumah untuk menemukan hunian idaman. Salah
satu daerah penyangga yang paling banyak dicari oleh pencari rumah adalah
Bekasi.

Berdasarkan data dari portal properti Lamudi menyebutkan,
rata-rata orang yang berniat membeli rumah di Bekasi mencapai 20740 orang
perbulannya dan Bekasi menjadi kota ketiga terbanyak yang diincar pencari rumah
sepanjang tahun 2017 lalu.

Kemudian, area mana saja kah di Bekasi yang paling banyak
dicari pencari rumah? Berdasarkan data Lamudi area yang saat ini paling
banyak dicari di Bekasi adalah di wilayah Cikarang, rata-rata setiap bulannya
ada sekitar 1312 orang berniat membeli rumah di sana.

Peringkat dua, area Medan Satria, rata-rata setiap
bulannya ada sekitar 1091 orang melirik area ini. Dan diposisi ketiga ada
Bintara, rata-rata setiap bulannya ada sekitar 807 orang berniat membeli rumah
di sana.

Menurut Mart Polman, Managing Director Lamudi Indonesia,
Cikarang saat ini menjadi kawasan yang populer bagi pencari properti baik bagi
para investor properti (end user). Salah satu alasannya karena di sana
saat ini terdapat 4000 pabrik yang beroperasi di Cikarang, karyawannya pun
berasal tidak hanya dari Indonesia saja tetapi juga terdapat para pekerja asing
dari Jepag, Cina, Korea dan Taiwan.

“Cikarang selama ini dikenal sebagai kawasan industri
terbesar se Asia Tenggara, di sana terdapat ratusan ribu karyawan lokal ataupun
asing yang membutuhkan tempat tinggal,” kata Mart.

Tidak hanya itu, banyaknya sarana infrastruktur yang saat
ini dibangun di Cikarang disinyalir menjadi salah satu faktor yang
mendorong legit nya pasar properti di sana. Lihat saja seperti
pembangunan jalur kereta api cepat Jakarta-Bekasi-Cikarang-Bandung, Jalan Tol
Layang Jakarta –Cikampek II (Elevated)  hingga pembangunan Light Rail
transit (LRT).      

Menariknya, banyak developer tidak hanya membangun
perumahan di Cikarang, mereka ternyata juga banyak membangun hunian vertikal (Apartemen) Meikarta,Chadstone, Orange County, The Oasis dan
masih banyak lainnya.

Mart mengatakan, saat ini investor telah jenuh investasi
apartemen di Jakarta, karena kenaikan yield nya tidak terlalu menjanjikan,
rata-rata diantara 5% – 7% pertahun. “Di Cikarang itu untuk serviced
apartemen atau apartemen sewa rate-nya bisa USD2.500 sampai USD3.000 per tahun,
jadi market rentalnya memang jelas,” ujarnya.

Menurut dia, tingginya demand dan kuatnya pasar apartemen
sewa di Cikarang disebabkan oleh keberadaan para ekspatriat yang bekerja di
perusahaan di Cikarang. Mulai dari level engineering hingga manager.

Mart menjelaskan,  sebelumnya sebagian besar para
ekspatriat di Cikarang tinggal di rumah tapak yang tidak sesuai dengan standar,
dan ketika ada penawaran apartemen yang sesuai dengan yang diinginkan mereka
langsung memborongnya.

“Para ekspatriat di sana, tentunya tidak ingin mencari
rumah di Jakarta, mereka ingin mencari tempat tinggal yang dekat dengan kantor
mereka. Apalagi pekerja asing itu sangat menjunjung tinggi kualitas, jadinya
ketika ada apartemen yang sesuai dengan apa yang mereka inginkan mereka
langsung memborongnya” kata Mart.

 

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Galaxy S26 Ultra Tawarkan Fitur Privasi Lebih Aman bagi Pengguna

Samsung Electronics Indonesia meningkatkan kemampuan layar Galaxy S26 Ultra melalui fitur Privacy Display. Fitur ini dirancang untuk membantu menjaga...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img