Moneter.id – Jakarta – Seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan Hari Raya
Idul Fitri tahun 2025 diwarnai dengan arus mudik, pertemuan dengan keluarga dan
sanak-saudara di kampung halaman, serta yang selalu dinanti: Tunjangan Hari
Raya (THR) dari kantor tempat kita bekerja.
Banyak masyarakat Indonesia yang
menganggap THR sebagai “uang kaget” dan seringkali langsung dihabiskan untuk
berbagai keperluan. Padahal, momentum penerimaan THR merupakan saat yang tepat
untuk berinvestasi dan merencanakan masa depan keuangan dengan lebih baik.
Bibit.id, aplikasi investasi
digital terdepan di Indonesia, punya solusi investasi yang sesuai dengan profil
risiko dan tujuan keuangan investor yang beragam. Pertama, dari segi
produk-produk yang menjadi pilihan investasi,
PR & Corporate Communication
Lead
Bibit.id, William, menyampaikan bahwa Bibit merupakan platform yang
sangat digemari untuk berinvestasi reksa dana, saham, Surat Berharga Negara
(SBN), dan Obligasi Negara Fixed Rate (FR). Khusus untuk hari ini sampai
tanggal 16 April 2025, investor bisa berinvestasi di Sukuk
Tabungan seri ST014.
ST014 hadir
dalam dua tipe produk, yaitu ST014-T2 dengan tenor dua tahun dan kupon minimal
6,50% per tahun serta ST014-T4 dengan tenor empat tahun dan kupon minimal 6,60%
per tahun. ST014 merupakan produk investasi yang memiliki karakteristik floating
with floor.
Artinya, suku
bunga acuan Bank Indonesia naik, imbal hasil ST014 akan ikut naik, namun
apabila suku bunga acuan Bank Indonesia turun, imbal hasil ST014 tidak akan
ikut turun dan akan tetap di batas kupon minimalnya, yaitu 6,50% untuk ST014-T2
dan 6,60% untuk ST014-T4.
“Produk ST014
ini 100% pembayaran pokok dan imbal hasilnya dijamin
oleh undang-undang, berbeda dengan deposito yang hanya dijamin oleh Lembaga
Penjamin Simpanan (LPS) sebesar maksimal Rp2 milyar per nasabah per bank. Itu
pun hanya untuk deposito dengan bunga maksimal 4,25% per tahun. Dari segi
pajak, dibandingkan dengan deposito yang dikenakan pajak 20%, pajak yang
dikenakan pada ST014 hanya 10% sehingga bisa menjadi pilihan investasi yang
menguntungkan,” terang William.
Kedua, dalam momentum bulan
Ramadhan, mungkin saja sebagian masyarakat Indonesia ingin mengenal lebih dalam
dan mulai berinvestasi di produk-produk Syariah. Terkait hal ini, Bibit
menyediakan produk-produk Syariah yang beragam dan menarik. Dari sisi produk,
30 persen produk reksa dana di Bibit adalah produk Syariah. ST014 pun merupakan
produk Syariah yang bisa langsung dibeli di Bibit.
“Khusus mengenai investasi
Syariah, tingginya minat investor tercermin dari lebih dari 50 persen pengguna
Bibit yang memiliki produk investasi Syariah di portofolio investasi mereka.
Untuk berinvestasi di Bibit bisa dimulai dengan Rp100 ribu, bahkan Rp10 ribu
saja,” kata William.
Ketiga, Bibit juga mempopulerkan strategi investasi
bernama Systematic Investment Plan (SIP), yang pada dasarnya merupakan gabungan
dari strategi the power of compounding dan Dollar Cost Averaging. SIP
mewajibkan investor untuk menyetorkan uang ke reksa dana dalam jumlah yang
sama, terjadwal, dan dalam horizon waktu yang sudah disesuaikan dengan tujuan
keuangan mereka.
Misalnya, apabila investor ingin mengumpulkan dana
pendidikan anak dalam waktu 15 tahun ke depan, strategi SIP sangat cocok untuk
membantunya berinvestasi dengan disiplin, mudah, fleksibel, dan dalam
portofolio yang terdiversifikasikan.
Bibit membuat SIP semakin mudah dilakukan karena
memungkinkan setiap investor berinvestasi reksa dana dengan otomatis. Bibit
menyediakan metode pembayaran Autodebit yang memungkinkan Bibit melakukan
pendebetan saldo rekening investor secara otomatis untuk investasi reksa dana.
Pilihan metode pembayaran juga cukup beragam, misalnya
dengan RDN Wallet, GoPay, dan Bank Jago. Dengan beberapa klik, investor hanya
perlu membuat portofolio investasi, memilih produk reksa dana yang mereka
inginkan, mengisi nilai investasi yang hendak dicapai, mengatur jadwal
investasi rutin serta memilih metode pembayaran.
“Dengan pengetahuan yang benar seputar investasi, Bibit
berharap agar masyarakat Indonesia dapat menyambut Hari Kemenangan dengan
gembira bersama orang-orang terkasih sambil tidak lupa untuk terus berinvestasi
agar bisa mewujudkan tujuan-tujuan keuangan yang mulia seperti beribadah ke
Tanah Suci, membeli rumah impian, menyiapkan dana pensiun, dan sebagainya,”
tutup William.




