Moneter.id – Perusahaan
perjalanan digital yang didirikan tahun 1996 di Amsterdam, Belanda, Booking.com
telah melakukan riset global tentang Gen Z dengan 22.000 responden dari 29
pasar, yang bertujuan untuk memahami keinginan traveler Gen Z (usia antara
16-24 tahun).
Traveling
masuk dalam prioritas utama Gen Z dan berada di puncak daftar hal yang mereka
rencanakan ketika ditanya tentang cara untuk menghabiskan uang selama lima
tahun ke depan (65%).
Traveling
juga dianggap lebih penting daripada menabung untuk membeli rumah atau properti
pertama mereka (60%). Buktinya, hampir tujuh dari sepuluh (69%) Gen Z telah
merencanakan perjalanan mereka.
Mereka
juga mempertimbangkan dampak lingkungan saat traveling dengan lebih dari enam
dalam sepuluh (63%) mengungkapkan bahwa mereka mempertimbangkan untuk
menghindari destinasi pariwisata yang terlalu ramai.
Dengan bucket list yang sudah dipetakan, Gen Z
memiliki ide spesifik tentang perjalanan dan pengalaman apa yang ingin mereka
dapatkan, yaitu mengunjungi keajaiban alam (49%), berkunjung ke taman hiburan
(38%), liburan sambil berkontribusi ke komunitas lokal (44%), dan naik gunung
(21%).
Pengalaman
perjalanan yang paling menarik Gen Z adalah atraksi wisata (67%), one-off event (59%), bertualang (56%), trekking ke lokasi ekstrem (52%), dan
menjadi sukarelawan saat traveling (37%).
Booking.com
telah mempelajari lebih dari 28 juta listing di lebih dari 150.000 destinasinya
untuk menggabungkan perjalanan dan pengalaman yang disukai Gen Z dengan
berbagai akomodasi di seluruh dunia.
Berikut
beberapa lokasi yang disukai Gen Z seperti dilansir Booking.com, Selasa (22/10/2019):
Sungai Lima Warna, Kolombia
Taman
Nasional Sierra de La Macarena memiliki salah keajaiban alam berupa sungai lima
warna yang dikenal oleh penduduk setempat sebagai Caño Cristales (baca: Kanyo
Kristales). Destinasi ini dianggap menarik bagi hampir setengah (49%) Gen Z
karena keindahan dan keanekaragaman hayatinya yang berupa air terjun, aliran,
dan sungai penuh warna sepanjang 100 km dari Juni hingga November.
Keajaiban
alam yang unik ini disebabkan oleh fenomena biologis tanaman langka dan endemik
yang disebut macarenia clavigera yang melapisi dasar sungai. Dalam satu tahun,
sungai ini umumnya berwarna rona hijau tua tetapi ketika musim hujan, sungai
berubah menjadi kaleidoskop warna.
Ferrari World, Abu Dhabi
Hampir
tujuh dari sepuluh (67%) traveler Gen Z tertarik untuk mendapatkan pengalaman
yang berhubungan dengan atraksi wisata saat traveling, dan 38% diantaranya
tertarik dengan atraksi seperti taman hiburan.
Berlokasi
di Abu Dhabi, Ferrari World bisa dijadikan salah satu opsi destinasi traveling
Gen Z. Taman hiburan ini dikenal sebagai taman hiburan paling mendebarkan dan
bermerek Ferrari pertama di dunia. Traveler bisa naik roller coaster tercepat
di dunia dan berlatih seperti pengemudi Ferrari dengan Scuderia Challenge.
Ferrari
World adalah salah satu dari banyak atraksi yang dapat dipesan melalui
Booking.com Attractions, platform pemesanan atraksi wisata dengan konfirmasi
instan dan e-tiket langsung untuk berbagai atraksi terbaik di seluruh dunia.
Ideal untuk traveler Gen Z.
Jatiluwih, Bali, Indonesia
Hampir
setengah (44%) dari traveler Gen Z ingin berkontribusi kepada masyarakat
setempat ketika traveling dengan menyumbangkan waktu mereka. Cara untuk
mencapai hal ini adalah melalui startup pariwisata
berkelanjutan, I Like Local, yang baru saja menerima bantuan Booster Program
2019 sebesar 2 juta Euro dari Booking.com.
Startup ini bertujuan untuk
menghubungkan traveler dengan penduduk setempat agar traveler bisa merasakan
kehidupan warga setempat, dan memberikan dampak positif melalui pengalaman
perjalanan yang dirancang khusus. Aktivitas terbaik startup ini adalah kelas
memasak kuliner Bali di desa Jatiluwih.
Taman Arkeologi Choquequirao,
Peru
Satu
dari lima (21%) Gen Z senang memulai perjalanan hiking dan lebih dari
setengahnya (52%) tertarik untuk melakukan trekking ke lokasi yang ekstrem.
Namun, traveler Gen Z semakin sadar akan dampak merusak dari pariwisata yang
berlebihan dan 63% akan mengunjungi destinasi yang kurang terkenal jika itu
dapat mengurangi dampak buruk bagi lingkungan.
Taman
Arkeologi Choquequirao bisa dijadikan destinasi alternatif selain Machu Picchu.
Bukan hanya karena alasan lingkungan, tapi karena ukuran taman ini tiga kali
lipat dari Machu Picchu. Gen Z juga akan senang mengetahui bahwa Choquequirao
hanya mendapatkan sekitar 20 pengunjung per hari, memastikan reruntuhannya
tidak rusak dan tetap tenang.
Berbagai acara menarik di New
York City
59%
traveler Gen Z ingin datang ke acara seperti konser, festival, atau acara
olahraga. Tempat terbaik untuk mengikuti peristiwa sekali seumur hidup ini
adalah di New York, kota yang tidak pernah tidur.
New York
City adalah rumah bagi produksi teater kelas dunia, tim olahraga ikonis, klub
komedi yang akan membuat Anda tertawa terbahak-bahak dan pertunjukan musik
langsung dari klub jazz intim hingga konser pop yang terjual habis tiketnya.




