Moneter.co.id – Dengan mengusung semangat Kurbanesia, Lembaga amil zakat nasional
Dompet Dhuafa melalui program Tebar Hewan Kurban (THK) berupaya memberikan yang
terbaik untuk amal terbaik dalam kemudahan berkurban bagi masyarakat.
Keunggulan dan
keistimewaan pun dihadirkan dalam program kurban yang bergulir sejak tahun 1994
ini. Di awal bergulir, hanya ingin berbagi 999 hewan kurban kepelosok
Indonesia. Namun, hingga saat ini sekitar 9.949.660 penerima manfaat
telah menerima limpahan keberkahan dari nikmatnya daging kurban para donatur
THK.
Terkait masalah kualitas? Anda tak perlu ragu, Dompet Dhuafa telah menorehkan
namanya sebagai lembaga sosial yang aktif berkontribusi selama 24 tahun.
Tidak
hanya di dalam negeri, lembaga ini juga telah hadir di 5 negara dunia serta
telah mengantongi izin dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Berikut enam alasan mengapa harus berkurban di Dompet Dhuafa :
1. Layanan Kemudahan Berkurban
Untuk memudahkan umat
Muslim yang ingin melaksanakan ibadah kurban, Dompet Dhuafa pun turut
memberikan sarana bagi para pekurban dengan menghadirkan kanal-kanal layanan
kemudahan berkurban, di antaranya melalui kanal perbankan, website, jemput
kurban, dan konter kurban di pusat perbelanjaan, serta melalui kantor Dompet
Dhuafa di Kota Serang dan Kota Cilegon.
Selain itu, Dompet Dhuafa juga bekerja
sama dengan pusat perbelanjaan seperti Carrefour Serang, Hypermart Mall of
Serang, dan Ramayana Cilegon. Jadi, masyarakat semakin mudah untuk menunaikan
kurban.
2. Memberdayakan Peternak Lokal dan Mitra
Manfaat dari THK Dompet Dhuafa tak hanya dirasakan oleh saudara sesama yang miskin dan
dhuafa saja. Namun juga dirasakan para peternak pemberdayaan Dompet Dhuafa
yang dibina melalui program pemberdayaan, salah satunya program Kampoeng Ternak
Banten (KTB).
Alhasil, bukan hal yang sulit saat THK Dompet Dhuafa menebar
hewan kurban ke seluruh pelosok Indonesia. Program KTB Dompet Dhuafa adalah
perwujudan dari model bisnis sosial yang turut mengangkat perekonomian peternak
lokal binaan yang dulunya kurang mampu, dan kini menjadi insan yang sukses,
mandiri, serta berdaya.
Dengan berdayanya para peternak lokal, tentu akan mengikis
ketergantungan bangsa akan hewan ternak impor dan mendukung perekonomian bangsa
untuk tumbuh dengan baik. Selain itu juga mempermudah penyaluran hewan kurban
dari para donatur dan masyarakat yang diamanahkan melalui THK Dompet
Dhuafa.
3. Distribusi Hewan Kurban Hingga Pelosok Negeri
Pada tahun ini, Dompet Dhuafa
Banten menargetkan sebar 150 lebih hewan kurban. Pendistribusian hewan kurban
berupa domba, kambing, dan sapi ini akan dilakukan di daerah-daerah terpencil
di Banten, daerah rawan gizi, terbelakang, miskin dan daerah yang terkena
bencana dan kerusuhan di seluruh Indonesia.
4. Hewan Kurban yang Memenuhi Standar Kesehatan
dan Syariah
Penilaian standar mutu
yang digunakan dalam proses pengadaan dan pendistribusian hewan ternak oleh
mitra peternak pemberdayaan kurban (PP-Kurban) THK terdiri dari beberapa
parameter dan kriteria yang ditentukan.
Penilaian mutu terdiri dari 4 parameter
yakni, Pertama, bobot hidup,
kriteria mutu yang ditetapkan untuk domba dan kambing jenis standar kisaran 25
hingga 29 kilogram. Untuk domba dan kambing jenis premium, kisaran hingga 33
hingga 39 kilogram. Sedangkan untuk sapi, kisaran 250-300 kilogram (rumus
lingkar dada).
Kedua, terkait kesehatan dan
fisik, kriteria mutu yang ditetapkan adalah hewan kurban tidak cacat, lepas
gigi khusus kambing dan sapi, serta tentunya berkelamin jantan. Ketiga, dalam pelaksanaan
pemotongan hewan kurban, kriteria mutu yang ditetapkan adalah cara dan pemotongan yang dilakukan haruslah sesuai syariah Islam. Pengambilan foto pelaksanaan kurban, serta pelaporan
tepat waktu kepada para pekurban yang sudah berkurban melalui Dompet Dhuafa.
Dan, Keempat, yakni tepat sasaran.
Sasaran distribusi adalah wilayah miskin. Selain itu, calon penerima manfaat
adalah masuk kategori masyarakat yang kurang mampu.
5. Pengendalian dan Pengontrolan Mutu Hewan
Kurban Oleh Tim Terlatih
Dompet Dhuafa merekrut tim pelaksana pengendalian mutu quality control
(QC) memiliki beberapa tugas dalam menjalankan amanahnya. Hal
tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan dan pelayanan THK
mulai dari fase pengadaan sampai pemotongan yang syar’i kepada pekurban maupun
masyarakat penerima manfaat.
Tugas seorang QC di antaranya, Pertama, melakukan pemantauan,
pengontrolan, dan pengecekan kondisi kesehatan dan bobot calon hewan kurban
sebelum hari H berdasarkan pembagian zona wilayah mitra kurban.
Kedua, pengecekan dan
verifikasi lokasi pendistribusian dan calon penerima manfaat. Ketiga, pemantauan proses
penyiapan dan pelaksanaan pemotongan hewan kurban serta Keempat, pelaporan,
pendokumentasian, evaluasi, dan rekomendasi.
6. Berkurban Sekaligus Bersedekah Untuk Program
Lingkungan
Berkurban melalui Dompet
Dhuafa Banten, pekurban otomatis ikut bersedekah bibit mangrove untuk program
penghijauan dan pelestarian lingkungan di pesisir Banten.
Melalui enam keunggulan dan keistimewaan yang dimiliki program THK Dompet
Dhuafa Banten mengajak masyarakat untuk menebar manfaat
keberkahan daging kurban secara merata kepada seluruh masyarakat yang
membutuhkan.
Dengan begitu, seluruh masyarakat dapat merasakan berkah dan
kebahagiaan Hari Raya Kurban. (Top)




