Kamis, Januari 15, 2026

Ini Lima Mitos Kanker Payudara yang Beredar di Masyarakat

Must Read

Moneter.co.id – Kanker payudara menjadi salah satu jenis kanker yang
umum diderita kaum hawa. Berbagai informasi mengenai jenis kanker ini telah
secara luas dipapakan oleh media dan ahli kesehatan.

Dilansir laman Health.com, Minggu (04/02)
hal itu bukan berarti menyingkirkan berbagai mitos seputar jenis kanker ini di
masyarakat seperti, Pertama, hanya diderita perempuan yang
keluarganya terkena kanker. Faktanya: Hampir 70% perempuan yang didiagnosa
kanker payudara tak memiliki faktor risiko yang dapat diidentifikasi untuk
penyakit ini. 

Namun, riwayat keluarga memang bisa menjadi salah satu
faktor risikonya. Jika orang tua telah menderita kanker payudara, risiko
terkena penyakit ini kira-kira dua kali lipat pada keturunannya. Jika Anda
memiliki dua kerabat dengan penyakit ini, maka risiko Anda meningkat. 

Kedua, banyak benjolan di payudara adalah kanker. Faktanya: Sekitar
80% benjolan di payudara disebabkan perubahan jinak, kista dan kondisi lainnya.
Dokter menyarankan para perempuan melaporkan perubahan di payudaranya, karena
deteksi dini kanker payudara sangat bermanfaat. 

Dokter mungkin merekomendasikan mammogram, ultrasound, atau biopsi untuk
menentukan apakah benjolan tersebut bersifat kanker atau bukan. 

Ketiga, antiperspirant sebabkan kanker. Realitanya: American Cancer
Society mengakui perlu lebih banyak penelitian untuk membuktikanya. Namun, satu
studi kecil menemukan jejak paraben pada sampel kecil tumor kanker payudara.

Paraben yang digunakan sebagai pengawet pada beberapa antiperspirant, memiliki
sifat mirip estrogen yang lemah, namun penelitian yang bersangkutan tidak
menimbulkan hubungan sebab-akibat antara paraben dan kanker payudara. 

Keempat, ukuran payudara kecil berarti berisiko kecil kena
kanker. Realitanya: Tak ada hubungan antara ukuran payudara dengan risiko
seseorang terkena kanker payudara.

Ukuran payudara yang lebih besar mungkin lebih sulit
diperiksa daripada payudara kecil, misalnya dengan pemeriksaan payudara klinis
– bahkan mamogram dan MRI – lebih sulit dilakukan. 

Namun, terlepas itu semua para wanita harus melakukan pemeriksaan rutin dan
pemeriksaan pada bagian payudaranya.
 
Kelima, kafein sebabkan kanker payudara. Kenyataan: Tidak ada
hubungan sebab akibat antara kafein dan kanker payudara. Sebenarnya, beberapa penelitian
menunjukkan bahwa kafein sebenarnya bisa menurunkan risiko Anda. Sejauh ini
tidak meyakinkan apakah nyeri payudara bisa dikaitkan dengan kafein.

 

(HAP/Ant)  

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img