Moneter.co.id – Pengusaha yang
masuk ke dalam jajaran orang terkaya di dunia, Warren Buffet yang saat ini memiliki jabatan sebagai
CEO Berkshire Hathaway ini, adalah seseorang yang ahli dalam
bidang Investasi.
Mendapat
julukan sebagai orang paling kaya di dunia, membuat Warren Buffet memiliki banyak saham
di beberapa perusahaan terkenal. Ia berani menginvestasikan banyak Uangnya
untuk membeli saham, dan akhirnya berhasil mendapatkan keuntungan dari beberapa
saham yang ia investasikan.
Warren selalu
berhasil membeli saham di beberapa perusahaan dengan cara yang tepat, yaitu
saat perusahaan tersebut sedang mengalami penurunan. Berikut perusahaan yang
dijadikan investasi oleh Warren Buffet :
1. Saham di Bank American Express
Bermula sekitar
tahun 1964, terdapat sebuah skandal pada American Express dengan perusahaan di
bidang pengolahan minyak sayur Allied Crude Vegetable Oil. Skandal ini berawal
dari pinjaman yang diberikan American Express kepada pemilik perusahaan minyak
tersebut, Tino De Angelis.
Tino melakukan
penipuan, minyak sayur yang selama ini diangkutnya melalui pelabuhan, ternyata
bukan 100% minyak, dia mencampurnya dengan Air. hebatnya, penipuan ini berjalan
cukup lama, sehingga Tino terlanjur banyak meminjam uang untuk usahanya ini,
termasuk kepada Bank American Express.
Akibat skandal
ini, saham American Express turun hingga 50%. Saat keadaan inilah Warren Buffet
muncul dan berinvestasi saham senilai US$1.28 Milyar, dan dia mendapat
keuntungan hingga 290% dari Investasi tersebut.
2. Saham Coca Cola (1988)
Warren Buffet juga
melakukan hal yang sama terhadap saham perusahaan Coca Cola. Sempat mengalami
penurunan hingga 2% , rupanya Buffet melihat ini sebagai peluang, selain itu ia
juga sangat menyukai brand minuman soda mendunia ini.
Akhirnya di
tahun 1995 dia memiliki 100.000 saham Coca Cola senilai US$1.2 Bilion. Sahamnya
tetap disimpan hingga saat ini.
3. Saham Gillete dan
P&G
P&G di
tahun 1980 Industri alat cukur yang terkenal , Gillete mengalami penjualan yang
menurun di tahun 1988, dan seperti biasa, Warren Buffet berhasil masuk dan
melakukan Investasi sahamnya senilai US$600 Juta, itu berarti Buffet memiliki
11% saham Gillete.
Tidak berhenti
sampai disitu, pada saat itu, Gillete diakuisisi oleh P&G dan tentunya ini
akan semakin menguntungkan Buffet. Dalam sehari Buffet mampu meraih
keuntungannya US$650 miliar dengan total US$ 4.4 Miliar. Akhirnya, Buffet pun
turut menanamkan sahamnya di P&G.
4. Saham Goldman Sachs
(2008)
Selanjutnya
Buffet berinvestasi saham untuk Goldman Sachs, disaat krisis finansial yang
terjadi di Wall Street beberapa tahun lalu, lewat Berkshire Hathaway, Buffet
telah menginvestasikan US$ 5 Miliar ke Bank. Dan hanya dalam kurun waktu
beberapa jam saja saham Goldman naik 6%.
Tiga tahun
kemudian, Goldman ini memutuskan untuk menebus Investasi Buffet, Goldman harus
membayar US$ 5 Miliar plus US$ 500 juta karena telah mengembalikan pinjaman itu
lebih awal dari seharusnya tahun 2013 . atas hal tersebut Buffet menerima
dividen, sehingga total pembayaran berjumlah US$ 5.64 miliar.
5. Saham Geico (1970)
Perusahaan ini
adalah salah satu Investasi Warren Buffet yang terbesar. Buffet membeli saham
milik perusahaan Asuransi ini karena bekerja sama dengan Benjamin Graham yang
menjadi mentor sekaligus Idolanya. Benjamin juga ikut menjadi Investor dari
Geico. Buffet menginvestasikan US $ 45.7 juta untuk 30% saham GEICO.
Kemudian di
tahun 1995, Buffet memutuskan untuk mengakuisisi perusahaan ini senilai US$ 2.3
Miliar. Saat itu nilainya mencapai US$ 4.7 Miliar, sementara Buffet
berhasil memiliki sahamnya hanya dengan US$ 2.35 Miliar.
(HAP/Cermati)




