Moneter.id – atau KAI mencatat tingkat keterisian (okupansi) kursi penumpang untuk
mudik mencapai 91% atau sekitar 214 ribu dari total 236 ribu
kursi yang disiapkan tahun ini. Adapun untuk arus balik, okupansi kursi
penumpang baru mencapai sekitar 50%.
“Kalau untuk menuju mudik ini sudah hampir 100%, yaitu
91%. Namun, kalau arus balik itu masih banyak yang lowong, mungkin baru sekitar
50% (okupansi). Masih ada bangku,” kata Direktur Utama KAI Edi Sukmoro di
Stasiun Gambir, Selasa (12/06).
Menurut Edi, mayoritas keterisian berasal dari keberangkatan
asal Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen yang ada di Jakarta menuju
stasiun-stasiun di daerah tujuan mudik.
Ia
mencatat jumlah penumpang dari Stasiun Pasar Senen mencapai 25 ribu per hari
hingga hari ini. Adapun, kota tujuan yang paling ramai, yaitu untuk rute perjalanan
menuju Stasiun Pasar Turi di Surabaya, Stasiun Poncol di Semarang, dan Stasiun
Malang.
Sedangkan jumlah penumpang dari Stasiun Gambir mencapai 20
ribu per hari hingga hari ini. Kota tujuan paling ramai, yaitu menuju Solo dan
Yogyakarta.
“Pasar Senen ini meningkat, sudah sampai 25 ribu,
biasanya hari-hari begini sekitar 12 ribu penumpang. Kalau di sini (Stasiun
Gambir) mencapai 20 ribu,” terang dia.
Menurut
Edi, secara keseluruhan jumlah penumpang dan tingkat keterisiannya meningkat
3,5% dibandingkan tahun lalu. Sedangkan berdasarkan perjalanan kereta, pada
tahun ini ada sekitar 40 tambahan perjalanan kereta dengan total keseluruhan
mencapai 393 perjalanan kereta.
Kendati tingkat okupansi telah mencapai 91%, Edi bilang
hingga saat ini belum ada rencana penambahan kereta untuk arus mudik dan balik
Lebaran. Pasalnya, perusahaan pelat merah itu akan lebih dulu memaksimalkan
sisa kursi yang dimiliki.
(HAP)




