Senin, Maret 2, 2026

Kantongi Rp 1,55 Triliun, Marketing Sales APLN Turun Tipis di Juli 2018

Must Read

Moneter.id – PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatatkan realisasi
nilai pemasaran atau marketing sales sebesar Rp1,55 triliun hingga Juli 2018. Raihan
itu tumbuh sedikit dibandingkan Juni 2018 yang sebesar Rp1,42 triliun.

Cesar
M. Dela Cruz, Direktur Keuangan Agung Podomoro Land mengatakan dibandingkan
kinerja pemasaran pada periode Juli 2017, capaian hingga Juli tahun ini jauh
lebih kecil.

“Hal tersebut disebabkan karena adanya penjualan besar kavling
lahan senilai Rp1,38 triliun. Bila penjualan lahan tersebut tidak
diikutsertakan, capaian marketing sales perseroan sejatinya relatif sama
seperti periode yang sama tahun 2017,” ucapnya, Selasa (28/8).

”Marketing sales sampai Juli sekitar Rp1,55 triliun. Kita
harapkan mungkin antara Rp3,5 triliun hingga Rp4 triliun sampai akhir tahun
ini,” ujarnya.

Proyeksi
yang disampaikan emiten properti ini lebih rendah dibandingkan target awal yang
diumumkan yakni Rp4,9 triliun. Target awal ini relatif tidak jauh berbeda
dibandingkan capaian 2017 lalu yang sebesar Rp5,07 triliun.

Ia mengatakan, saat ini perseroan masih memiliki produk
yang belum tebukukan sebagai pendapatan mencapai Rp7 triliun dari semua proyek
perseroan. Perseroan menargetkan setidaknya Rp1,5 triliun di antaranya bisa
dibukukan sebagai pendapatan (top line)
pada semester II/2018.

Adapun,
hingga semester I/2018, APLN telah membukukan pendapatan senilai Rp2,5 triliun.
Dengan tambahan pembukuan Rp1,5 triliun, APLN memproyeksikan pendapatan hingga
akhir tahun akan mencapai Rp4 triliun.“Laba bersih kami harapkan bisa mencapai
Rp350 miliar,” katanya.

Disampaikannya
pula, di paruh pertama tahun ini, perseroan telah serap belanja modal atau
capex sebesar Rp 2 triliun dari alokasi capex tahun ini sebesar Rp 5 triliun.
Belanja modal tersebut sepenuhnya digunakan untuk penyelesaian proyek-proyek
perseroan. Perseroan tidak membeli lahan baru sepanjang semester I/2018.

Cesar
menyatakan, perseroan juga masih belum akan menambah cadangan lahan baru hingga
akhir tahun ini sebab cadangan lahan perseroan masih cukup banyak. Saat ini,
APLN tengah mengembangkan 205 hektare (ha) lahan untuk beragam proyek.
Sementara itu, masih tersisa 513 ha cadangan lahan yang akan dikembangkan di
masa mendatang.

Dari
513 ha cadangan lahan, sekitar 379,1 ha berada di Karawang, Jawa Barat (Jabar).
Lahan ini akan dijual pada pengembang kawasan industri. Selain itu, APLN juga
mempunyai lahan di Bandung, Jabar seluas 103,4 ha yang cukup untuk pengembangan
selama 10 tahun. Lokasi cadangan lahan lainnya tersebar di Bali, Jakarta, dan
Makassar.

 

 

(HAP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Alokasikan Dana Tunai Rp65,7 Triliun Guna Penuhi Kebutuhan Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img