Moneter.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) berhasil mencatat nilai transaksi
sebesar Rp129 miliar pada Jeddah International Trade Fair (JITF) 2019 di Jeddah
Centre for Forums & Events, Jeddah, Kerajaan Arab Saudi pada 18-20 Desember
2019. Selama tiga hari keikutsertaannya, produk yang paling banyak diminati
adalah pisang, kemenyan, kopi, arang, dan briket.
Sedangkan, melalui kegiatan penjajakan kesepakatan dagang
atau business matching, Indonesia
berhasil meraih nilai transaksi Rp106 miliar.
“Partisipasi dalam JITF 2019 ini bertujuan meningkatkan
ekspor ke Arab Saudi dan memanfaatkan pasar Arab yang unik. Besarnya pangsa
pasar jamaah haji dan umroh merupakan peluang besar bagi produk Indonesia,”
jelas Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Dody Edward disiaran
resminya, Jumat (27/12).
“Penyelenggaraan JITF tahun ini menjadi indikator dalam
mengeksplorasi peluang bisnis di Arab Saudi dan Kawasan Teluk. Selain itu,
kegiatan ini juga menjadi tempat yang ideal bagi pelaku usaha untuk menampilkan
produknya di kancah internasional,” imbuh Dody.
Produk yang ditampilkan pada paviliun Indonesia meliputi
produk pertanian (buah-buhan, sayur, kopi, bumbu, gaharu, briket, minyak
esensial, kemenyan), makanan dan minuman, kosmetik, balsam, minyak gosok,
pakaian, tekstil, serta popok dewasa.
Dody menambahkan, dalam kesempatan ini juga dilakukan kegiatan
penjajakan kesepakatan dagang yang mempertemukan para pelaku usaha Indonesia
dengan pelaku usaha Arab Saudi. “Kegiatan tersebut akan mengoptimalkan kegiatan
promosi dengan mempertemukan langsung kedua belah pihak, sehingga mendorong
terjadinya transaksi saat pameran,” pungkasnya.
Penjajakan kesepakatan dagang ini dihadiri 115 orang yang
terdiri dari para pelaku usaha Kerajaan Arab Saudi dan Indonesia. Sebanyak 18
perusahaan Indonesia hadir dari bidang pertanian, kosmetik, fesyen, dan
tekstil.
JITF merupakan pameran multisektor yang diikuti 250
peserta dari berbagai negara, seperti Mesir, Tiongkok, India, Pakistan, Korea
Selatan, Maroko, Uni Emirat Arab, dan Malaysia. Partisipasi Indonesia kali ini
merupakan kerja sama Ditjen PEN dengan Konsulat jenderal Republik Indonesia
Jeddah dan Indonesian Trade Promotion Center Jeddah.




