Moneter.co.id – Dirjen Industri Logam Mesin
Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian I Gusti Putu
Suryawirawan mengapresiasi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang
memperkenalkan motor listrik produksinya di Indonesia.
“Sangat kami apresiasi
Yamaha menghadirkan motor listrik ini di Indonesia,” kata Putu saat
menghadiri uji pasar atau “market trial” motor listrik Yamaha di
Jakarta, Rabu (01/11).
Kendati belum memasuki tahap
produksi, motor listrik yang diperkenalkan pabrikan asal Jepang tersebut
menunjukkan komitmen Yamaha untuk berkontribusi menurunkan emisi gas rumah kaca
di Indonesia maupun dunia.
Menurut Putu, terkait
kesepakatan COP21 Paris yang ditandatangani, Indonesia menargetkan penurunan
emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen pada 2030, berbagai hal dilakukan, salah
satunya menggunakan kendaraan yang ramah lingkungan, di mana kendaraan dengan
energi listrik menjadi salah satu pilihan.
“Dengan adanya COP21
Paris, kita harus masuk ke kendaraan yang ramah lingkungan. Baik dari sisi
laboratorium uji, hingga daur ulangnya seperti apa,” kata Putu.
Pada kesempatan tersebut, Putu
juga mengapresiasi Yamaha karena memiliki siklus industri yang lengkap, mulai
dari pusat penelitian dan pengembangan atau R
and D center,
pembuatan prototipe, manufaktur, distribusi, hingga layanan purna jual.
“Ini artinya Yamaha tidak
hanya menjadikan Indonesia sebagai pasar, tetapi juga basis produksi bagi
negara-negara di ASEAN maupun di negara lain,” pungkasnya.
(TOP)




