Senin, Maret 2, 2026

Kemenperin-Ruangguru Kolaborasi Buat Konten Digital Pelatihan Industri

Must Read

Moneter.co.id – Kementerian
Perindustrian dan PT Ruang Raya Indonesia atau ruangguru.com sepakat untuk
melakukan kerja sama dalam upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia
(SDM) sektor industri melalui pemanfaatan teknologi informasi digital. Langkah
ini guna mendukung strategi manufaktur nasional agar lebih inovatif sehingga
mampu berkompetisi di tingkat global.

“Melalui platform Ruangguru ini, kami akan terus
mendorong pembangunan kapasitas SDM lokal termasuk dalam pengembangan industri
kecil dan menengah (IKM) supaya semakin produktif dan berdaya saing,” kata
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto usai menyaksikan penandatanganan MoU
antara Direktorat Jenderal IKM Kemenperin dengan Ruangguru di Jakarta, Kamis
(28/12).

Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh Dirjen IKM Kemenperin Gati
Wibawaningsih dan CEO PT Ruang Raya Indonesia (ruangguru.com) Adamas Belva
Devara,
meliputi pembuatan Konten Digital Pelatihan Industri (KDPI) seperti video, soal, dan
rangkuman sebagai penunjang peningkatan kapasitas
SDM industri.

Selanjutnya, pemanfaatan platform Ruangguru sebagai
sarana pembelajaran online secara mandiri untuk pelaku
industri,
serta s
osialisasi
dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring) terkait dengan pemanfaatan platform
digital. “Dalam
kerja sama ini, unit satuan kerja di Kemenpern akan membuat konten video
mengenai peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM industri,” jelas Airlangga.

Konten yang
akan diunggah di platform Ruangguru tersebut, antara lain mengenai program
pendidikan vokasi, fasilitas pengembangan IKM, peningkatan keahlian dan
kompetensi bagi pelaku IKM, serta beberapa materi dari workshop e-Smart IKM. “Kami berharap, upaya ini turut memacu daya saing Indonesia
melalui penyiapan kualitas dan ketersediaan pekerja dengan keterampilan
tinggi,” imbuhnya.

Selain itu,
menurut Airlangga, Ruangguru juga bakal menjadi rujukan bagi para guru Sekolah
Menengah Kejuruan yang jumlahnya sekitar 30 persen dari keseluruhan tenaga
pengajar di Indonesia. “Melalui pemanfaatan teknologi digital ini bisa
memaksimalkan akses pasar yang lebih besar,” tuturnya.

Sementara itu, Dirjen IKM
Kemenperin Gati Wibawaningsih menyampaikan, di masa mendatang, diharapkan
muncul konten-konten video atau ruang kelas di Ruangguru.com mengenai materi
peningkatan kapasitas SDM untuk pelaku industri dan aparat pembina khususnya
pegawai Kemenperin. “Materi-materi tersebut dapat berupa materi tentang
kewirausahaan, pemasaran, maupun capacity
building
yang berkaitan dengan pembinaan sentra untuk Tenaga Penyuluh
Lapangan IKM,” jelasnya.

Dukung e-Smart IKM

Selanjutnya,
kerja sama dalam pemanfaatan platform
Ruangguru ini sekaligus juga untuk mendukung kegiatan workshop e-Smart IKM.
“Program e-Smart
IKM bertujuan membantu pelaku IKM memperluas pasar mereka melalui platform digital,”
ungkapnya.

Pada tahun
2017, jumlah peserta workshop e-Smart IKM mencapai 1700 pelaku usaha atau
melebihi target awal sebanyak 1000 pelaku usaha. Periode 2018-2019, Ditjen IKM
menargetkan sekitar 4000- 5000 pelaku usaha yang akan mengikuti workshop
e-Smart IKM.

Tahun 2019,
ditargetkan sebanyak 10.000 IKM akan mengikuti workshop e-Smart IKM. “Mereka
dapat memasarkan produknya secara online
di marketplace yang telah bekerja
sama dengan kami. Lewat Ruangguru ini, kami juga mau bikin pelatihan yang lebih
murah dan bisa menjangkau lebih banyak lagi pelaku IKM,” lanjut Gati.

Sementara
itu, CEO PT Ruang Raya Indonesia (ruangguru.com) Adamas Belva Devara
megungkapkan, pihaknya melihat bahwa kemitraan ini adalah kesempatan baik untuk
kami dapat berkontribusi dalam memajukan perindustrian di Indonesia, khususnya
sektor IKM.

“Platform
kami sejauh ini sudah dimanfaatkan oleh jutaan pelajar dalam kegiatan belajar
dan kami melihat peluang bahwa platform kami dapat memberi manfaat lebih bagi
masyarakat luas,” ujarnya.

Belva
menambahkan, masih banyak IKM yang butuh pelajaran tentang menjalankan praktik
bisnis yang baik. Contohnya, teknik pemasaran, hak cipta, pembukuan, penentuan
harga, proses restrukturisasi, dan deskripsi produk yang menarik. “Banyak usaha
di luar sana yang belum mampu melakukannya, padahal produknya bisa bersaing
dengan kualitas bagus,” ujarnya.

Untuk itu,
Belva optimistis, kerja sama kedua pihak ini bakal berhasil dan bisa menghemat
biaya sosialisasi yang dilakukan secara offline.
Selain itu menjangkau masyarakat yang ingin mendapatkan informasi untuk belajar
bisnis. “Kami merupakan perusahaan teknologi yang berfokus pada layanan
pendidikan. Berdiri sejak 2014, Ruangguru telah memiliki lebih dari 6 juta
pengguna, baik siswa maupun guru,” ungkapnya.

Saat ini,
Ruangguru mengembangkan berbagai layanan belajar berbasis teknologi, termasuk
layanan kelas virtual, platform
ujian online,
video belajar berlangganan, marketplace
les privat, serta konten-konten pendidikan lainnya yang bisa diakses melalui
web dan aplikasi. Startup yang didirikan oleh Belva Devara dan Iman Usman ini
juga telah bermitra dengan 32 Pemerintah Provinsi serta 326 Pemerintah Kota dan
Kabupaten untuk menyediakan fasilitas pendidikan online bagi siswa setempat.


(HAP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Alokasikan Dana Tunai Rp65,7 Triliun Guna Penuhi Kebutuhan Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img