Rabu, Januari 14, 2026

Kementerian PUPR Rampungkan 41,08 Km Jalan Akses Kawasan Wisata Mandeh

Must Read

Moneter.id – Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan
jalan akses sepanjang 41,08 Km ke Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN)
Wisata Mandeh yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

“Sebelumnya
untuk menuju kawasan wisata Mandeh, lebih banyak menggunakan kapal karena
kondisi jalan yang sempit dan berbukit. Kini waktu tempuh ke kawasan tersebut
dari Kota Padang sekitar 1-1,5 jam,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono
disiaran persnya, Selasa (8/01)

Pembangunan
jalan akses wisata Mandeh merupakan salah satu dukungan Kementerian PUPR untuk
pengembangan destinasi wisata baru seperti Kawasan Mandeh guna mencapai target
kunjungan 20 juta wisatawan asing pada 2019 ke Indonesia. Sektor pariwisata
menjadi salah satu program Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden
Jusuf Kalla untuk meningkatkan devisa dan investasi .

Menteri Basuki
mengatakan dengan terbangunnya akses jalan akan meningkatkan akselerasi
pengembangan destinasi wisata Mandeh sebagai destinasi baru di Sumbar. “Akses
jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan
wisata Mandeh yang dikenal dengan pulau-pulaunya yang eksotis dan wisata
baharinya,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Pembangunan
jalan akses wisata Mandeh dilakukan secara bertahap oleh Kementerian PUPR
melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional III Padang, Ditjen Bina Marga. Dalam
kurun waktu 2015-2017, telah berhasil diselesaikan sepanjang 16 km dengan lebar
6 meter dengan anggaran total Rp 88,26 miliar. Sementara 25,08 Km diselesaikan
pada tahun 2018 lalu.

Kepala Balai
Pelaksanaan Jalan Nasional III Padang, Direktorat Jenderal Bina Marga,
Kementerian PUPR, Aidil Fiqri mengatakan, saat ini seluruh jalan akses wisata
Mandeh sudah seluruhnya rampung dengan kondisi jalan teraspal. Jalan akses
Wisata Mandeh akan meningkatkan konektivitas jalan mulai dari Teluk Kabung –
Sungai Pisang – Sungai Nyalo – Mandeh – Carocok – Tarusan.

Dengan
terbangunnya jalan akses ke wisata Mandeh, akan mendukung alternatif wisata
baru di Provinsi Sumatera Barat selain Kota Bukittinggi. Terlebih kawasan
wisata Mandeh ditunjang dengan kondisi pemandangan alamnya, baik pegunungan dan
lautannya yang sering dijuluki “Raja Empat”-nya Sumatera di Kabupaten Pesisir
Selatan, Sumatera Barat.

Pada tahun
2018 silam, pekerjaan pembangunan jalan dilakukan dengan tiga kontrak. Kontrak
pertama ditandatangani 2 Mei 2018, yakni Paket Pekerjaan Jalan Akses Wisata
Mandeh sepanjang 13,03 Km dengan nilai kontrak Rp 55,18 miliar dengan
kontraktor PT. Statika Mitrasarana dengan masa pelaksanaan 240 hari.

Kontrak kedua
yakni Paket Pembangunan Jalan Akses Wisata Mandeh (lanjutan) sepanjang 12,05 Km
dengan nilai Rp 59,9 miliar. Pekerjaan dilakukan oleh kontraktor PT. Lubuk Minturum
Konstruksi Persada dengan masa pelaksanaan 240 hari.

Kontrak
ketiga yakni Paket Pekerjaan Penggantian, Rehabilitasi dan Pemeiliharaan
Berkala Jembatan Ruas Jalan Akses Wisata Mandeh untuk 12 jembatan dengan total
panjang 245 meter senilai Rp 12,7 miliar yang dikerjakan oleh kontraktor PT.
Pilar Prima Mandiri dengan masa pelaksanaan 210 hari kalender.

Kedua kontrak
ditandatangani pada 21 Juni 2018 lalu. Pihak kontraktor masih bertanggung jawab
selama satu tahun dalam masa pemeliharaan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img