Moneter.id – PT Paretu Estu Guna berhasil menembus pasar Amerika
Serikat (AS) melalui hasil produksi usaha kecil dan menengah (UKM), keripik
singkong. Ekspor perdana keripik singkong tersebut dilaksanakan pada Rabu
(28/1) dengan jumlah 320 karton atau senilai USD 5200.
PT Paretu Estu Guna adalah salah satu perusahaan UKM di
Bojonegoro, Jawa Timur yang bergerak di bidang makanan ringan keripik singkong
dengan merek “Matoh”. Perusahaan yang berdiri sejak 2015 tersebut,
kini semakin terkenal dan go global ke beberapa negara, seperti Tiongkok dan
Kuwait.
“Keberhasilan menembus pasar internasional tersebut
dicapai atas usaha, kerja keras, serta komitmen pelaku usaha dalam mengikuti
program pendampingan ekspor,” kata Direktur Jenderal PEN Dody Edward di
Jakarta, pada Kamis (30/1).
Program pendampingan ekspor merupakan kegiatan pembinaan
UKM selama setahun. Kegiatan ini dikhususkan untuk para alumni pelatihan Balai
Besar PPEI dan berlangsung sejak 2010.
Dalam program ini, perserta memperoleh pengetahuan ekspor
secara komprehensif dan memiliki kesempatan menjalin jaringan dalam perdagangan
internasional.
“Pada program tersebut, pelaku usaha mendapat bimbingan
mengenai tata cara ekspor dan informasi mengenai negara tujuan ekspor. Di
samping itu, para peserta dapat membuka peluang di negara tujuan eskpor
didampingi praktisi pelaku ekspor,” tandas Dody.
Pada 2020, program pendampingan ekspor dilaksanakan di
lima daerah. Daerah tersebut yaitu Jakarta untuk wilayah Jabodetabek, Bandung
untuk wilayah Jawa Barat, Semarang untuk wilayah Jawa Tengah, serta Surabaya
dan Banyuwangi untuk wilayah Jawa Timur.
“Diharapkan keberhasilan UKM ini dapat diikuti oleh
UKM-UKM lainnya,” pungkas Dody.




