Rabu, Januari 14, 2026

Kuartal III/2018, Bank Kaltimtara Kantongi Laba Kotor Rp630,147 Miliar

Must Read

Moneter.id – PT Bank
Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bank Kaltimtara) membukukan
laba kotor senilai Rp630,147 miliar di kuartal III/2018 di mana sudah tercapai
94,17% dari target tahun ini senilai Rp669 miliar.

Pemimpin Sekretariat
Perusahaan Bank Kaltimtara, Abdul Haris Sahilin mengatakan pencapaian ini
sejalan dengan rencana bisnis perusahaan. “Dibandingkan dengan posisi yang sama
tahun lalu ada pertumbuhan sebesar 9,48% (yoy),” ujarnya, Selasa (6/11).

Haris
menambahkan pada kuartal III/2017, Bank Kaltimtara mencatatkan laba kotor
senilai Rp575,589 miliar. Pada akhir 2017, peseroan menutup kinerja laba kotor
senilai Rp642 miliar.

Selain itu, lanjutnya,
pertumbuhan juga terjadi pada dana pihak ketiga (DPK) yang saat ini sudah
mencapai Rp21,001 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai
Rp19,32 triliun, atau tumbuh sebesar 8,7% (yoy).

Sementara
untuk aset, perseroan mencatat saat ini sudah mencapai Rp26,299 triliun atau
tumbuh 4,07%. “Adapun untuk kredit, hingga akhir Oktober 2018 tercatat senilai
Rp13,726 triliun,” katanya. 

Untuk menghadapi tahun
depan, pihaknya sedang menyusun strategi agar kinerja bisnis dapat terus
meningkat. Kendati masih belum final, Haris menyebut perseroan berencana
menjalankan layanan internet banking pada April 2019. 

“Terkait dengan
peningkatan IT kami termasuk internet banking saat ini sedang progress.
Rencananya April 2019sudah bisa live,” tuturnya. 

Perseroan saat ini juga
melakukan pendekatan kepada pemegang saham untuk meningkatkan modal disetor
agar perseroan dapat meningkatkan kelasnya untuk masuk ke dalam kategori BUKU
III.

Saat ini, modal disetor
Bank Kaltimtara sudah mencapai Rp3,2 triliun. Pemprov Kaltim menjadi pemegang
saham terbesar dengan 37,25% disusul Kabupaten Kutai Kartanegara dengan 13,93%
dan Kabupaten Berau (9,35%).

Sebelumnya, Haris
menyebutkan untuk tahun ini sudah ada realisasi tambahan setoran modal dari
Pemprov Kalimantan Utara sebesar Rp20 miliar dari rencana Rp50 miliar hingga
akhir tahun.

“Tambahan modal itu akan
digunakan untuk perluasan jaringan dan pembangunan gedung kantor serta
penambahan penyaluran kredit. Sementara pada tahun mendatang perseroan juga
akan tetap memasukkan rencana penambahan modal yang saat ini masih diproses,”
ucap Haris.

Sementara, perseroan juga
masih merencanakan aksi korporasi tahun ini karena sudah dianggarkan sekitar
Rp500 miliar sampai dengan Rp1 triliun. “Bentuknya masih berupa NCD atau
MTN, ini masih on progress dan akan digunakan untuk pembiayaan UMKM terutama
mikro dan termasuk konsumer,” pungkas Haris.

 

(TOP/Bns)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Indonesia – KOICA Kembangkan Sistem Metrologi Legal EVSE

Kementerian Perdagangan bersama Korean International Cooperation Agency (KOICA) meluncurkan proyek pengembangan sistem metrologi legal kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img