Selasa, Maret 3, 2026

Laba Bersih Huawei Naik 75,9 Persen Sepanjang 2021

Must Read

Moneter
Perusahaan telekomunikasi asal China, Huawei mempertahankan operasi yang solid sepanjang
2021, dengan laba bersih mencapai 113,7 miliar yuan (1 yuan = Rp2.253), naik
75,9 persen secara tahunan (yoy), dan meraup pendapatan 636,8 miliar yuan,
seperti diungkapkan perusahaan itu pada Senin (28/3).

“Secara keseluruhan, kinerja kami sesuai dengan
perkiraan,” kata Rotating Chairman Huawei Guo Ping dalam konferensi pers
laporan tahunan 2021 perusahaan tersebut yang diadakan di Shenzhen, Provinsi
Guangdong, China selatan.

“Bisnis operator kami tetap stabil, bisnis
perusahaan kami mencatat pertumbuhan yang kuat, dan bisnis konsumen kami dengan
cepat berkembang ke ranah baru,” ujar Guo.

Menurut laporan itu, bisnis operator Huawei pada 2021
menghasilkan pendapatan sebesar 281,5 miliar yuan, dan dengan bekerja sama
dengan operator dan mitra di seluruh dunia, perusahaan tersebut menandatangani
lebih dari 3.000 kontrak komersial untuk aplikasi industri 5G.

Selama periode itu, bisnis Huawei tumbuh pesat, dengan
meraup pendapatan sebesar 102,4 miliar yuan. Lebih dari 700 kota dan 267
perusahaan Fortune Global 500 telah memilih Huawei sebagai mitra transformasi
digital mereka. Saat ini, perusahaan bekerja sama dengan lebih dari 6.000 mitra
layanan dan operasi di seluruh dunia.

Sementara itu, bisnis konsumennya membukukan
pendapatan 243,4 miliar yuan tahun lalu dan terus mencatat pertumbuhan
penjualan yang stabil pada sejumlah produk seperti perangkat pintar yang dapat
dikenakan (wearable), layar pintar, earbudtrue wireless stereo (TWS), dan
Huawei Mobile Services (HMS).

“Meskipun terjadi penurunan pendapatan pada 2021,
kemampuan kami dalam meraup keuntungan dan menghasilkan arus kas meningkat, dan
kami lebih mampu menghadapi ketidakpastian,” ujar Meng Wanzhou, Chief
Financial Officer Huawei, dalam konferensi pers tersebut.

Laporan tahunan perusahaan itu menunjukkan bahwa arus
kas dari aktivitas operasi meningkat pesat pada 2021, yakni sebesar 59,7 miliar
yuan.

Perusahaan tersebut mencatat rekor pengeluaran untuk
penelitian dan pengembangan (litbang) sebesar 142,7 miliar yuan pada 2021, atau
mewakili 22,4 persen dari total pendapatannya, serta menambah total pengeluaran
untuk litbang mereka selama 10 tahun terakhir menjadi lebih dari 845 miliar
yuan.

Pada 2021, Huawei juga berfokus dalam membangun
ekosistem openEuler, MindSpore, dan HarmonyOS berdasarkan prinsip kolaborasi
terbuka dan pertumbuhan bersama. Lebih dari delapan juta pengembang saat ini
menggunakan platform terbuka, perangkat lunak sumber terbuka (open source), dan alat pengembangan
milik Huawei, papar laporan itu.

“Ke depannya, Huawei akan memajukan perjalanan
digitalisasi, transformasi cerdas, dan rendah karbonnya,” ujar Guo.
“Dengan mengandalkan talenta, penelitian ilmiah, dan semangat inovatif,
kami akan terus meningkatkan investasi untuk membentuk kembali paradigma kami
dalam teori fundamental, arsitektur, dan perangkat lunak, serta membangun daya
saing jangka panjang kami.” (Ant)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Alokasikan Dana Tunai Rp65,7 Triliun Guna Penuhi Kebutuhan Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img