Rabu, Januari 14, 2026

Lelang 6 seri sukuk negara, Pemerintah serap Rp6,4 triliun

Must Read

Moneter.id – Pemerintah
menyerap dana Rp6,4 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara
(SBSN) atau sukuk negara dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp17,16
triliun.

 

“Hasil
lelang sukuk ini belum memenuhi target indikatif Rp12 triliun,” tulis keterangan
pers dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian
Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Selasa (23/3).

 

Jumlah
dimenangkan untuk seri SPNS10092021 sebesar Rp0,95 triliun dengan imbal hasil
rata-rata tertimbang 3,16429 persen.

 

Penawaran
masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 10 September 2021 ini mencapai
Rp1,6 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 3,09 persen dan tertinggi 4,25
persen.

 

Untuk
seri PBS027, jumlah dimenangkan mencapai Rp2,5 triliun dengan imbal hasil
rata-rata tertimbang 4,92897 persen.

 

Penawaran
masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Mei 2023 ini mencapai Rp4,03
triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 4,79 persen dan tertinggi 5,12
persen.

 

Untuk
seri PBS017, jumlah dimenangkan mencapai Rp1,65 triliun dengan imbal hasil
rata-rata tertimbang 5,71754 persen.

 

Penawaran
masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2025 ini mencapai Rp1,99
triliun dengan imbal hasil terendah masuk 5,6 persen dan tertinggi 6,15 persen.

 

Untuk
seri PBS029, jumlah dimenangkan mencapai Rp1,2 triliun dengan imbal hasil
rata-rata tertimbang 6,63711 persen.

 

Penawaran
masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Maret 2034 ini mencapai Rp4,34
triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,6 persen dan tertinggi 7,09 persen.

 

Untuk
seri PBS004, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,087 triliun dengan imbal hasil
rata-rata tertimbang 6,73975 persen.

 

Penawaran
masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Februari 2037 ini mencapai
Rp3,01 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,65 persen dan tertinggi 6,8
persen.

 

Untuk
seri PBS028, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,009 triliun dengan imbal hasil
rata-rata tertimbang 7,20556 persen.

 

Penawaran
masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2046 ini mencapai Rp2,17
triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,15 persen dan tertinggi 7,22
persen.

 

Dengan
hasil lelang ini, maka realisasi penerbitan sukuk negara hingga Januari-Maret
2021 telah mencapai Rp74,3 triliun. 
Menurut
rencana, pemerintah akan melakukan lelang sukuk tambahan (green shoe option),
pada Rabu (24/3), untuk lima seri SBSN yaitu PBS027, PBS017, PBS029, PBS004,
PBS028, mengingat kecilnya penawaran yang dimenangkan pada lelang hari ini.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img