Kamis, Januari 15, 2026

Maret 2023, BRImo Catat Volume Transaksi Rp322,83 triliun

Must Read

MONETERSuper apps digital
banking
 BRImo mencatat volume transaksi Rp322,83 triliun pada
Maret 2023, atau naik 144,66 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).


“Kenaikan tersebut diikuti dengan kenaikan transaksi
finansial sebesar 154,63 persen (yoy) menjadi sebanyak 225 juta transaksi
finansial,” kata Direktur Digital dan Teknologi Informasi PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, Arga Nugraha di Jakarta, Rabu (12/4/2023).


Kata Arga, pertumbuhan jumlah transaksi bersifat
fluktuatif sesuai dengan ritme finansial dari nasabah. Sementara jumlah
pengguna BRImo pun juga terus mengalami peningkatan dan telah mencapai 26,3
juta pengguna.


Dalam satu hari, sistem BRI bisa membukukan lebih dari
100 juta transaksi. BRImo misalnya, sudah semakin terbiasa menangani mendekati
15 ribu transaksi per detik sehingga BRI harus mempersiapkan kapasitas yang
memadai untuk kelancaran transaksi para nasabah setia.


Untuk menjaga ketahanan sistem di tengah lonjakan
tersebut, BRImo terus mengalami pemutakhiran, di antaranya penambahan kapasitas 
computing yang berkelanjutan sejalan dengan
kurva pertumbuhan transaksi. Upaya-upaya pengoptimalan dari segi logika dan
algoritma pemrograman turut aktif dilakukan.


Arga menambahkan BRImo dipersiapkan untuk menghadapi
pertumbuhan yang drastis sampai 5-6 kali lipat dari angka-angka saat ini.


“Saya berbangga dan berbahagia akan tantangan semacam ini
karena saya artikan bahwa perjalanan digital yang kami tempuh bersama nasabah
berhasil membawa mereka melakukan 
leap-of-faith kepada
layanan digital”, ungkapnya.


Diketahui, pada akhir 2022 BRI mencatatkan sebanyak 98,41
persen transaksi yang telah memanfaatkan platform digital. Artinya, hanya 1,59
persen dari transaksi nasabah BRI yang masih dilakukan di unit-unit kerja
fisik.


Sementara, untuk pengguna aplikasi BRImo mencatatkan 23,8
juta pengguna atau terdapat kenaikan sebanyak 2,5 juta pengguna hanya dalam
jangka waktu tiga bulan. 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Awal 2026, Harga Rumah Mulai Stabil Setelah Tahun Konsolidasi

Pasar properti Indonesia menutup tahun 2025 dengan sinyal stabilisasi yang semakin jelas setelah melewati periode penyesuaian sepanjang tahun. Data...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img