Moneter.id – Penyerapan Anggaran Pendapatan,
dan Belanja Daerah (APBD)
tahun 2018 di semua SKPD di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, hingga 18 Agustus
2018 baru mencapai 48,23%.
“Penyerapan
anggaran sebesar itu memang tergolong masih rendah mengingat saat ini sudah
memasuki bulan Agustus 2018,” kata Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan,
Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kudus, Eko Djumartono di Kudus dilansir
Antara, Kamis (23/8).
Hanya saja, lanjut dia,
pencapaian penyerapan anggaran tersebut belum bisa dijadikan indikator bahwa
pelaksanaan program pembangunan belum jalan.
Pasalnya, kata dia, laporan keuangan yang ada di BPPKAD berbeda dengan
realisasi kegiatan fisik di lapangan yang menjadi tanggung jawab masing-masing
organisasi perangkat daerah (OPD).
Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, kata dia, pihak ketiga diduga lebih
memilih mencairkan anggaran setelah pelaksanaan kegiatan selesai dikerjakan
atau jika pembangunan fisik menunggu pembangunannya selesai 100 persen.
Seharusnya, kata Eko, program kegiatan yang dalam kerja samanya terdapat
tahapan pencairan, maka setiap tahapan dengan realisasi pembangunan tertentu
bisa dicairkan.
Kenyataannya, lanjut dia, hingga sekarang penyerapan anggaran khusus untuk
belanja langsung masih sangat rendah, yakni sekitar 32,06%.
“Mungkin saja, pihak ketiga tidak ingin repot dengan persoalan
administrasinya sehingga memilih mencairkan seluruhnya setelah kegiatannya
tuntas,” ujarnya.
Agar dalam pencairannya tidak bersamaan pada akhir tahun anggaran,
masing-masing OPD pada rapat koordinasi operasional kegiatan diminta untuk
mencairkan anggaran kegiatannya agar tidak bersamaan pada akhir tahun
anggaran,” ujarnya.
Ia berharap hal itu disampaikan kepada masing-masing rekanan agar pencairannya
tidak dilakukan bersamaan pada akhir tahun anggaran.
Dari total anggaran tahun 2018 di Kabupaten Kudus sebesar Rp2,07 triliun, yang
terserap sebesar Rp1,001 triliun atau 48,23%. Anggaran sebesar itu digunakan
untuk membiayai sejumlah kegiatan di 72 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di
Kabupaten Kudus.
(HAP)




