Selasa, Maret 3, 2026

Melalui 2 skema, LPDB-KUMKM telah salurkan dana bergulir hingga Rp1,294 triliun

Must Read

MoneterLembaga Pengelola Dana
Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) telah
menyalurkan dana bergulir sebesar Rp1,294 triliun kepada 163 mitra sampai
dengan 19 November 2021.

Penyalurkan dana bergulir ini melalui dua skema yakni
pola konvensional pola konvensional sebesar Rp669 miliar kepada 104 Mitra dan
Pola Syariah sebesar Rp624 miliar kepada 59 Mitra.

“Penyaluran dana bergulir secara akumulasi sejak 2008
sampai dengan 2021, tercatat telah mencapai angka sebesar Rp13,621 triliun,
kepada 3.126 mitra. Dari angka itu terinci Pola Konvensional sebesar Rp10,630
triliun dan Pola Syariah sebesar Rp3,226 triliun,” kata Direktur Utama LPDB
KUMKM Supomo, Jumat (19/11).

Supomo menambahkan, LPDB-KUMKM pada tahun 2020 juga
melaksanakan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan dua pola
penyaluran yakni pola konvensional dan pola syariah. Pola Konvensional sebesar
Rp724 miliar, kepada 41 mitra dengan penerima manfaat sebanyak 58.050.

Sedangkan Pola Syariah sebesar Rp567 miliar kepada 43
mitra dengan penerima manfaat sebanyak 60.733. “Dan total Penyaluran Dana PEN
sebesar Rp1,292 triliun kepada 84 mitra dengan peneriman manfaat sebanyak
118.783,” katanya.

Selain itu, LPDB-KUMKM juga melaksanakan program
inkubator wirausaha LPDB-KUMKM dengan berkerja sama 8 lembaga incubator di
seluruh Indonesia, dengan rincian Provinsi Jawa Barat, LPDB-KUMKM bekerja sama
dengan Pusat Inkubator Bisnis Oorange Universitas Padjajaran, Cubic Inkubator
Bisnis.

Kemudian di Provinsi Lampung, LPDB-KUMKM bekerja sama
dengan Siger Innovation Hub, di Provinsi Jawa Timur, LPDB-KUMKM bekerja sama
dengan Badan Inovasi dan Inkubator Wirausaha Universitas Brawijaya, Badan
Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inkubasi Universitas Airlangga, dan Provinsi
Bali, LPDB-KUMKM bekerja sama dengan Inkubator Bisnis LPPM Univesitas Udayana.

Ada pula di Provinsi Kalimantan Barat, LPDB-KUMKM
bekerja sama dengan Pusat pengembangan Inovasi dan Inkubator Bisnis Teknologi
Universitas Tanjungpura dan Provinsi Papua, LPDB-KUMKM bekerja sama dengan
Pusat Inkubator Bisnis Universitas Ottow Geissler Papua.

LPDB-KUMKM juga telah melakukan transformasi digital
dalam mendukung tata kelola bisnis proses yang ramah lingkungan, efisien, dan
cepat.

Beberapa yang telah dilakukan di antaranya E-proposal
LPDB-KUMKM, dimana dilaksanakan transformasi digital guna mendukung Green Business Process mulai dari
Proposal Online atau e-proposal.

Kemudian Cash
Management System
dimana Transaksi Cashless dilakukan untuk seluruh
pembayaran pelaksanaan belanja dengan menggunakan Cash Management System;
Geodinas dimana GeoTagging diterapkan sebagai Aplikasi Perjalanan Dinas Tanpa
Kertas (GeoDinas); dan Ridi Online berupa Manajemen Inkubasi Online untuk
Program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM dengan RIDI Platform.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Lebaran Jadi Titik Balik Finansial, Pencarian Rumah Melonjak Usai Hari Raya

Narasi mengenai tantangan Generasi Z dan Milenial dalam memiliki hunian pribadi kian mengemuka sebagai isu krusial. Kekhawatiran ini bukan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img