Selasa, Maret 3, 2026

Menperin: Dexa Group Mampu Sediakan Produk Farmasi Berkualitas

Must Read

Moneter.id – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang
Kartasasmita memberikan apresiasi kepada Dexa Group selaku perusahaan farmasi terkemuka
di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1969 ini mampu menyediakan berbagai
produk farmasi yang berkualitas.

Menurutnya, produk-produk
Dexa Group tidak hanya untuk konsumen lokal, tetapi juga telah diekspor ke
berbagai negara di empat benua, yakni Afrika, Asia, Amerika, dan Eropa.

“Dexa Group merupakan salah satu sektor
pionir dalam pengembangan industri farmasi di Indonesia,” ungkap
Menperin saat melakukan kunjungan kerja di PT
Dexa Laboratories of Biomolecular Science
di Jawa Barat, Rabu (11/3/2020).

Bahkan, katanya,
laboratorium yang dimiliki oleh perusahaan tersebut,
telah mendapatkan sertifikat internasional dari Inggris.
“Kami berharap produk-produk
industri farmasi kita bisa terserap optimal di dalam negeri, seperti melalui
program Jaminan Kesehatan Nasional. Ini salah satu yang perlu diakselerasi,”
imbuhnya.

Kemudian, Kemenperin turut mendorong upaya
industri farmasi agar dapat mengurangi impor bahan baku dan menghasilkan
substitusinya. Selanjutnya, Menteri AGK mendukung untuk sosialisasi mengenai
Obat Modern Asli Indonesia (OMAI).

Mengenai langkah substitusi bahan baku impor
farmasi, Dexa Group sebagai perusahaan nasional telah mengupayakan kemandirian
bahan baku farmasi melalui OMAI sejak tahun 2005. OMAI merupakan obat-obatan
yang bahan bakunya berasal dari alam Indonesia, sehingga mudah didapatkan dan
tidak tergantung dengan impor.

Ferry Soetikno selaku Pimpinan Dexa Group
mengatakan, dalam ranah industri, ketergantungan industri farmasi nasional
terhadap bahan baku impor, salah satunya melalui pengoptimalan tingkat kandungan
dalam negeri (TKDN).

“Regulasi TKDN ini sejalan dengan Inpres 6
Tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan,”
ujarnya.

Menurut
Ferry, dorongan pemerintah terhadap penggunaan produk hilirisasi hasil riset
dalam negeri seperti OMAI ke dalam fasilitas kesehatan nasional juga perlu
dipercepat untuk memberikan kepastian pasar bagi industri.

“Industri perlu kepastian pasar untuk
meningkatkan produksi dan mengembangkan produk obat lainnya yang bermanfaat bagi
kesehatan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Executive Director Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences
(DLBS) Raymond Tjandrawinata mengemukakan, Dexa Group berkomitmen melakukan
kegiatan riset di tingkat hulu dengan mengembangkan sediaan farmasi dan
memproduksi Active Pharmaceutical
Ingredients
(API) yang berasal dari makhluk hidup.

Di tingkat hilir, inovasi pengembangan dari
DLBS ini menghasilkan empat produk Fitofarmaka di Indonesia dan sejumlah produk
obat herbal terstandar .

Lebih lanjut, Raymond menjelaskan, industri
memerlukan stimulus dari pemerintah untuk mendorong pengembangan produksi bahan
baku dalam negeri baik di tingkat hulu maupun hilirnya.

“Industri farmasi harus mendapat dukungan
untuk pengembangan bahan baku dalam negeri sebagai produk substitusi impor,”
terangnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Hitachi Vantara Pimpin Pangsa Pasar Storage Eksternal OEM Premium di Asia Pasifik Kuartal III 2025

Hitachi Vantara, anak perusahaan Hitachi, Ltd. yang bergerak di bidang penyimpanan data, infrastruktur, dan manajemen hybrid cloud (TSE: 6501),...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img