Moneter.co.id – PT Charoen Pokphand Indonesia Food Division (CPI-FD) merupakan
perusahaan yang bergerak dalam industri pengolahan makanan, pengolahan daging
ayam dan termasuk unit-unit cold storage.
CPI-FD memiliki merek dagang andalan-nya yakni, Fiesta dan
Champ, di kelas premium yaitu Golden Fiesta. Produk makanan beku yang rata-rata
berbahan dasar dari daging ayam olahan ini mudah diperoleh di
swalayan-swalayan terdekat dan digemari oleh konsumen Indonesia.
Presiden Komisaris PT
Charoen Pokphand Indonesia Tbk, T Hadi Gunawan, Selasa (21/3) mengatakan bahwa pada saat ini
pihaknya tengah melakukan langkah ekspor perdana ke Papua Nugini.
Pasalnya, langkah ekspor perdana ini merupakan langkah awal dalam membuka
peluang besar dalam merambah ke pasar ekspor internasional.
“Kita
meyakini, hari ini adalah awal baru bagi PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk
untuk merambah ke pasar ekspor olahan ayam, dan ini juga menjadi peluang besar
ke pasar ekspor dunia,” kata T Hadi Gunawan saat melepas langkah ekspor produk
ayam olahan di Cikande.
Menteri Pertanian,
yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Inovasi dan Teknologi
Pertanian, Dr. Ir. Mat Syukur, MS., melepas ekspor perdana produk ayam olahan
ke Papua Nugini. Acara yang berlangsung pada hari Senin 13 Maret 2017 lalu
dilaksanakan di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten.
Melalui staf ahlinya, Menteri Pertanian mengungkapkan rasa syukur bahwa
produk olahan PT Charoen Pokphand Indonesia sudah menembus pasar Papua
Nugini.
“Kiriman perdana
akan kita lepas sebanyak 1000 karton, dengan berat bersih sekitar 6000 kilogram
atau seukuran kontainer 20 kaki. Mudah-mudahan berikutnya ekspor produk ke
Jepang dan Vietnam bisa segera direalisasikan,” kata Mat Syukur mewakili Menteri
Pertanian.
PT CPI merupakan salah satu perusahaan yang memperoleh Sertivikasi NKV
(Nomor kontrol Veteriner) dan penjaminan pemerintah terhadap
keamanan produk hewan. Ayam yang dipotong dan diolah PT CPI berasal dari
peternakan yang telah menerapkan prinsip animal welfare dan sistem kompartemen
bebas AI, itu yang membuat Ditjen PKH telah mengeluarkan sertifikasinya.
Sementara itu, Santo
Kadarusman, Public Relations
dan Marketing Event Manager PT CPI menambahkan, perkembangan
terakhir tim auditor dari Jepang telah datang untuk melakukan audit pada bulan
Februari lalu. Hasil audit itu telah melakukan pemeriksaan terhadap PT CPI.
“Standar keamanan
pangan Jepang sangat tinggi. Bisa menembus persyaratan itu memperlihatkan bahwa
unit produksi ayam olahan di PT CPI memiliki standar produksi yang baik. PT CPI
akan mampu mengekspor tidak hanya ke Jepang, tetapi dapat menembus ke negara lain
juga seperti, Malaysia dan Saudi Arabia yang membutuhkan produk halal,” tutup Santo.
(TOP)




