Rabu, Februari 4, 2026

Menteri ESDM Bidik Lifting Migas 610 Ribu BOPD di 2026

Must Read

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) atas keberhasilan mencapai target lifting migas nasional tahun 2025 sebesar 605.000 BOPD (barrel of oil per day).

​Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil dalam acara CEO Forum yang digelar di Jakarta pada Jumat (30/1). Menurutnya, pencapaian ini merupakan buah dari sinergi yang solid antara pemerintah, SKK Migas, dan para pelaku industri hulu migas di tengah dinamika global yang menantang.

​Setelah sukses menutup tahun 2025 dengan rapor hijau, Bahlil menegaskan bahwa pemerintah kini membidik target yang lebih tinggi untuk tahun 2026, sesuai dengan ketetapan APBN.

​”Target untuk 2026 telah ditetapkan sebesar 610.000 BOPD. Ini adalah bukti komitmen kuat industri hulu migas dalam menjaga ketahanan energi nasional,” ujar Bahlil.

​Dalam forum tersebut, Bahlil juga berdialog langsung dengan sejumlah pimpinan industri, termasuk CEO Medco Energi Ronald Gunawan, Presiden Indonesia Petroleum Association (IPA) Katty Wu, serta perwakilan dari ExxonMobil dan Pertamina. Dialog ini menyoroti isu krusial seperti hambatan operasional dan iklim investasi.

​Sebagai langkah konkret, Kementerian ESDM berjanji akan melakukan koordinasi lintas sektoral untuk mempercepat kegiatan eksplorasi. Fokus utamanya adalah menyederhanakan perizinan yang sering kali bersinggungan dengan wilayah kementerian lain.

​Langkah koordinasi lintas Kementerian dilakukan dianyaranya dengan ementerian Pertanian terkait pemanfaatan lahan, Kementerian Kehutanan terkait izin pinjam pakai kawasan hutan dan Kementerian Lingkungan Hidup terkait aspek keberlanjutan dan analisis dampak lingkungan.

​”Kami akan berkoordinasi secara intensif agar hambatan perizinan dan tata ruang dapat disederhanakan. Eksplorasi migas harus berjalan lebih cepat tanpa mengabaikan aspek lingkungan,” tegas Bahlil.

​CEO Forum ini diharapkan menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara regulator dan pelaku usaha. Dengan penyederhanaan regulasi dan semangat kolaborasi, pemerintah optimis target lifting migas akan terus meningkat demi mendukung kemandirian energi Indonesia di masa depan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pasar Perkantoran Jakarta 2025: Tren Relokasi Meningkat, Sinyal Pemulihan Mulai Menguat

Pasar perkantoran di Jakarta menunjukkan dinamika menarik di sepanjang tahun 2025. Meski pemilik gedung masih bersikap hati-hati (wait-and-see), aktivitas...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img