Moneter.id – Nilai transaksi potensial dari Misi Penjualan Paket Wisata
Indonesia di Vietnam mencapai Rp204 miliar. Misi Penjualan Paket Wisata
Indonesia dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata RI bekerjasama dengan KBRI
Hanoi pada 10-11 September 2019 di Hanoi dan Ho Chi Minh.
“Nilai transaksi potensial dalam Misi Penjualan 10 Destinasi
Prioritas yang berlangsung di Hotel Melia, Hanoi tercatat sebesar Rp120,6
miliar,” tulis keterangan resmi KBRI Hanoi, Senin (16/9).
Selain di Hanoi, dijelaskan, Misi Penjualan Pariwisata juga
berlangsung di pusat perekonomian Vietnam, Ho Chi Minh City pada 11 September
2019 dengan nilai transaksi potensial sebesar Rp83,6 miliar.
Duta Besar RI untuk Vietnam Ibnu Hadi meyakini bahwa jumlah
kunjungan wisatawan Vietnam ke Indonesia akan semakin meningkat seiring dengan
semakin tingginya pertumbuhan kelas menengah di Vietnam.
“Liburan ke luar negeri menjadi tren di kalangan middle class Vietnam, dan Indonesia
harus dapat menangkap peluang ini,” ujar Dubes Ibnu Hadi.
Misi Penjualan yang dihadiri 84 agen perjalanan dan operator
tur di Hanoi dan 40 agen/operator di Ho Chi Minh City bertujuan untuk mendorong
penjualan paket wisata 10 Destinasi Prioritas Indonesia (The 10 New Bali) ke
Vietnam.
Seperti diketahui, jumlah wisatawan keluar dari Vietnam pada
2018 sebesar 9.772.250 orang. Namun, jumlah turis Vietnam yang berkunjung ke
Indonesia belum mencapai satu persen dari angka tersebut.
Pada 2018, jumlah kedatangan wisatawan Vietnam ke Indonesia
tercatat sebanyak 75.632 orang. Pada periode Januari-Juli 2019, jumlah turis
Vietnam yang berkunjung ke Indonesia tercatat sebesar 53.000 orang atau
meningkat sebesar 18.11 persen dari periode yang sama tahun 2018.




