Moneter.id
–
Pada akhir tahun 2020, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mencatatkan rugi
bersih sebesar Rp553,71 miliar. Rugi ini memburuk dibandingkan pada akhir
tahun sebelumnya yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp933,49
miliar.
Perseroan dalam laporan keuangan dipublikasi di
Jakarta, Minggu (18/4) menjelaskan bahwa perseroan mencatatkan rugi per
saham dasar Rp33 dibandingkan akhir tahun 2019 membukukan laba per saham
senilai Rp56.
“Pendapatan usaha juga terkoreksi 31,38% dari Rp
21,637 triliun di tahun 2019 menjadi Rp14,847 triliun di tahun 2020,”
tulisnya.
Namun, beban pokok penjualan dan beban langsung tercatat sebesar Rp8,666
triliun atau turun 23,48% dibanding tahun 2019 yang tercatat sebesar
Rp11,322 triliun. Sehingga laba kotor terbilang sebesar Rp6,18 triliun atau
turun 40,05% dibanding tahun 2019 tercatat sebesar Rp10,314 triliun.
Sementara, beban keuangan meningkat 160,37% menjadi
Rp552,2 miliar, dibanding tahun 2019 tercatat sebesar Rp212,42 miliar.
Sedangkan pada sisi ekuitas tercatat sebesar Rp6,499 triliun atau turun
11,94% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp7,37 triliun.
Adapun total kewajiban
terbilang sebesar Rp11,15 triliun atau naik 70,76%
dibanding akhir tahun 2019 tercatat sebesar Rp6,56 triliun.
Selanjutnya, aset perseroan tercatat sebesar Rp17,65
triliun, atau naik 26,7% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat
sebesar Rp13,93 triliun.
Lalu, arus kas diperoleh dari aktivitas operasi
tercatat sebesar Rp1,346 triliun atau turun 47,45% dibanding
akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp2,55 triliun.




