Kamis, April 9, 2026

Mitsubishi Fuso Tajamkan Strategi Zero Down Time, Jaga Pangsa Pasar Truk Nasional

Must Read

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) mempertegas strategi mempertahankan dominasi pasar kendaraan niaga nasional dengan menggenjot monetisasi layanan purna jual dan digitalisasi armada melalui konsep Zero Down Time di ajang GIICOMVEC 2026. Langkah ini menjadi sinyal agresif perseroan untuk menangkap peluang pertumbuhan sektor logistik yang terus meningkat, di tengah kebutuhan efisiensi operasional pelaku usaha.

Sebagai distributor resmi Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation di Indonesia, KTB memanfaatkan pameran kendaraan komersial terbesar tersebut untuk menegaskan posisinya sebagai pemimpin pasar selama 55 tahun, sekaligus memperluas sumber pertumbuhan di luar penjualan unit kendaraan.

Alih-alih hanya mengandalkan volume penjualan truk, perusahaan kini menajamkan fokus pada bisnis bernilai tambah tinggi seperti layanan servis, suku cadang, serta solusi telematika yang menopang keberlangsungan operasional armada pelanggan.

Presiden Direktur PT KTB Daisuke Okamoto menegaskan bahwa strategi korporasi perusahaan bertumpu pada kesinambungan operasional konsumen, terutama di sektor distribusi dan logistik yang sensitif terhadap waktu.

“Kehadiran kami di GIICOMVEC 2026 merupakan bentuk apresiasi atas kepercayaan konsumen yang telah menjadikan Mitsubishi Fuso pemimpin pasar selama 55 tahun. Melalui strategi ‘Zero Down Time’, kami menegaskan bahwa tanggung jawab kami tidak berhenti saat unit diserahkan, melainkan baru dimulai untuk memastikan armada konsumen terus bergerak tanpa hambatan,” ujar Daisuke Okamoto.

Menurutnya, integrasi produk dan layanan digital menjadi fondasi penting untuk menjaga loyalitas pelanggan sekaligus memperkuat penetrasi bisnis.

“Dengan mengintegrasikan ketangguhan Canter dan Fighter X bersama ekosistem layanan purna jual yang terintegrasi dengan inovasi digital, kami berkomitmen menjaga kelancaran distribusi logistik demi mendukung kemajuan ekonomi Indonesia,” katanya.

Di tengah kompetisi yang semakin ketat di pasar kendaraan komersial, strategi ini mencerminkan pergeseran model bisnis dari sekadar penjualan kendaraan menuju recurring revenue berbasis layanan. KTB mendorong optimalisasi pendapatan dari lini aftersales melalui penyediaan suku cadang Genuine dan Suku Cadang Tiga Berlian (SCTB), layanan Bengkel Siaga 24 Jam, Mobile Workshop Service, serta jaringan service point.

Di sisi lain, penguatan platform digital melalui Runner Telematics dan aplikasi MyFuso menjadi instrumen untuk meningkatkan customer stickiness. Hingga saat ini, Runner Telematics tercatat telah digunakan oleh lebih dari 84.000 pengguna dengan total 130.000 kendaraan, menjadi salah satu basis layanan digital terbesar di segmen kendaraan niaga nasional.

Fitur Geofence yang ditanamkan memungkinkan pemantauan armada secara real time, mulai dari durasi servis di dealer, waktu bongkar muat, hingga pergerakan kendaraan keluar masuk area operasional. Bagi korporasi logistik, fitur ini berpotensi menekan biaya operasional dan meningkatkan produktivitas armada secara signifikan.

Dalam pameran GIICOMVEC 2026, KTB juga memamerkan sejumlah unit unggulan seperti Canter FE 74 dan FE 74 Long untuk kebutuhan cold chain, Fighter X FN61 FSL untuk angkutan menengah, serta Fighter X FM65F TH 4×2 yang menyasar distribusi kargo berat.

Secara pasar, langkah agresif Mitsubishi Fuso ini dinilai memperkuat posisi perseroan di tengah momentum pertumbuhan industri logistik dan distribusi nasional, yang terus terdorong oleh ekspansi sektor manufaktur, perdagangan, serta rantai pasok makanan dan farmasi.

Dengan menempatkan layanan purna jual sebagai mesin pertumbuhan baru, KTB tampak membidik penguatan margin bisnis sekaligus menjaga pangsa pasar kendaraan niaga dari tekanan kompetitor di segmen medium dan heavy duty truck.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BELL Bukukan Laba Rp12,57 Miliar, Fokus Modernisasi Mesin

PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) menjaga momentum pertumbuhan di tengah tekanan industri tekstil nasional dengan menutup tahun buku...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img