Selasa, Maret 10, 2026

Momentum Lebaran dan Imlek Diprediksi Dongkrak Konsumsi, UMKM hingga Ekonomi Digital Berpeluang Tumbuh

Must Read

Momentum Hari Raya Lebaran yang identik dengan tingginya mobilitas masyarakat diprediksi kembali memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi nasional.

Peneliti Pusat Ekonomi Digital dan UKM INDEF, Nur Komaria, menyebut tradisi mudik setiap tahun tidak hanya meningkatkan pergerakan masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama melalui tren belanja baju lebaran serta fenomena “war takjil” yang marak di berbagai daerah.

Menurut Nur Komaria, pada tahun ini momentum Lebaran juga berdekatan dengan perayaan Imlek sehingga berpotensi meningkatkan konsumsi masyarakat. Kondisi tersebut diharapkan mampu menjadi pendorong aktivitas ekonomi domestik di tengah situasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sedang mengalami defisit.

Di sisi lain, perkembangan ekonomi digital Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada periode 2019 hingga 2025, sektor e-commerce menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi digital, didukung oleh meningkatnya penggunaan sistem pembayaran digital seperti QRIS yang semakin luas diadopsi oleh masyarakat maupun pelaku usaha.

Meski demikian, Nur Komaria menilai masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi. Salah satunya adalah ketimpangan akses internet yang masih terpusat di Pulau Jawa, sehingga potensi ekonomi digital di daerah lain belum berkembang secara optimal. Selain itu, keterbatasan infrastruktur pariwisata dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan Vietnam juga menjadi faktor yang memengaruhi daya saing sektor pariwisata Indonesia.

Tantangan lain datang dari mahalnya biaya penerbangan domestik yang dipicu oleh keterbatasan armada serta kenaikan harga bahan bakar global. Kondisi ini membuat sebagian wisatawan memilih melakukan perjalanan dengan transit melalui negara lain yang dinilai lebih efisien dari segi biaya.

Karena itu, ia menekankan pentingnya penguatan infrastruktur digital di luar Pulau Jawa, pengembangan komoditas lokal, serta peningkatan kualitas infrastruktur pariwisata dan efisiensi transportasi. Langkah-langkah tersebut dinilai menjadi kunci agar Indonesia dapat memaksimalkan peluang dari pertumbuhan ekonomi digital dan sektor pariwisata secara lebih merata di berbagai wilayah.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

ICHITAN Berbagi Kesegaran Berbagi Kebahagiaan Hadir di 8 Kota, Perkuat Kebersamaan Ramadan 2026

Ramadan selalu identik dengan momen kebersamaan dan berbagi kebaikan. Namun di tengah dinamika kehidupan saat ini, bulan suci bukan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img