Minggu, Maret 1, 2026

Naik 593 Persen, Lippo Cikarang Kantongi Laba Bersih Rp2,90 Triliun di Kuartal III/2018

Must Read

Moneter.id – PT Lippo
Cikarang Tbk (LPCK) mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,90 triliun pada kuartal
III/2018. Raihan laba ini meningkat 593% dari periode yang sama tahun
sebelumnya.

“Kinerja perseroan di kuartal III/2018 memang kurang memenuhi harapan perseroan
karena pasar properti di Indonesia melemah. Namun melalui proyek Meikarta,
Lippo Cikarang memiliki proyek yang berkesinambungan untuk pertumbuhan dimasa
depan,” kata Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Simon Subiyanto,
Senin (5/11). 

Simon mengatakan, perusahaan juga telah menyerahkan dua menara perumahan
Meikarta CBD yaitu, Irvine dan Westwood, secara fisik kepada pelanggan untuk
total 863 unit apartemen dengan nilai Rp709 miliar.

“Masing-masing
tower memiliki ketinggian 42 lantai dan merupakan bagian dari 84 tower pertama
di kawasan Meikarta,” bebernya. 


Baca juga:
 Pendapatan Lippo Cikarang Naik 37Persen di Kuartal II/2018

 

Tahap kedua
berikutnya 28 gedung apartemen dengan ketinggian 32 sampai 42 lantai. “Ini
menunjukkan komitmen kami untuk menyerahkan unit apartemen kepada pelanggan
secara tepat waktu,” ujarnya.

Adapun total pendapatan sebesar Rp1,84 triliun meningkat 50% dari periode yang
sama tahun 2017, laba kotor Rp1,05 triliun, naik 102%. Sedangkan laba bersih
pada kuartal III berasal dari penjualan saham anak perusahaan LPCK, PT Mahkota
Sentosa Utama atau MSU, pengembang Meikarta, sebesar Rp2,35 triliun.

Disisi lain, Lippo Group telah melibatkan sejumlah investor internasional untuk
menggarap proyek Meikarta. Kerjasama ini membuat proyek ini dapat berlanjut
dengan baik, karena telah dukung oleh investor global, namun di sisi lain beban
perusahaan berkurang seperti disebutkan dalan laporan keuangan bila biaya iklan
dan proyek Meikarta tak lagi dicatat sebagai konsolidasi perseroan sejak Juni
2018.

Sepanjang
kuartal III/2018, Lippo Cikarang mencatat pendapatan dari Rumah Hunian dan
Apartemen mencapai Rp717 miliar turun 24% dari periode yang sama tahun 2017.
“Nilai ini, menyumbang sebanyak 39% dari total pendapatan. Sementara
pendapatan dari Industri dan Komersial tercatat sebesar Rp875 miliar, yang
berkontribusi 48% terhadap total pendapatan,” tutup Simon.

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img