Rabu, September 30, 2026

Nobu Bank Perluas QRIS Antarnegara ke Hong Kong, Bidik Transaksi Nasabah di Luar Negeri

Must Read

PT Bank Nationalnobu Tbk (Nobu Bank) memperluas bisnis layanan pembayaran lintas negara dengan mengembangkan QRIS antarnegara untuk koridor Hong Kong bersama PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin). Ekspansi ini menjadi bagian dari strategi Nobu Bank memperkuat kapabilitas transaksi internasional sekaligus mengikuti mobilitas nasabah yang semakin lintas negara.

Kesepakatan pengembangan layanan tersebut dilakukan dalam gelaran Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026. Melalui kerja sama ini, nasabah Nobu Bank nantinya dapat menggunakan aplikasi Nobu Go untuk melakukan pembayaran kepada merchant yang terhubung di Hong Kong.

Direktur Nobu Bank Steve Marciano mengatakan perluasan koridor QRIS antarnegara dilakukan untuk menjawab kebutuhan nasabah yang menginginkan pengalaman pembayaran yang praktis, termasuk ketika beraktivitas di luar negeri.

“Mobilitas nasabah semakin lintas negara, sementara kebutuhan mereka mengarah pada pengalaman pembayaran yang semakin sederhana. Pengembangan QRIS antarnegara, dalam hal ini Hong Kong, memungkinkan kami membawa kemudahan bertransaksi yang telah digunakan nasabah di Indonesia ke salah satu pusat aktivitas ekonomi dan perjalanan internasional di kawasan Asia,” ujar Steve.

Menurutnya, Hong Kong menjadi kelanjutan dari pengembangan kapabilitas pembayaran internasional Nobu Bank setelah sebelumnya mendukung koridor Korea Selatan. Dengan penambahan koridor tersebut, Nobu Go diarahkan untuk semakin relevan dengan kebutuhan nasabah ketika bepergian maupun melakukan transaksi di luar negeri.

“Pengembangan ini merupakan kelanjutan dari kapabilitas QRIS antarnegara Nobu Bank yang sebelumnya telah mendukung koridor Korea Selatan. Kami ingin memastikan Nobu Go semakin relevan dengan kebutuhan nasabah, termasuk saat mereka bepergian, berbelanja, maupun melakukan aktivitas lainnya di luar negeri,” tambahnya.

Ekspansi tersebut berlangsung di tengah pertumbuhan penggunaan QRIS antarnegara. Bank Indonesia mencatat sejak pertama kali diimplementasikan pada 2022 hingga Juli 2026, pengguna dari negara mitra telah melakukan sekitar 25,67 juta transaksi QRIS antarnegara di Indonesia dengan nilai mencapai Rp7,63 triliun.

Di sisi lain, pengguna Indonesia telah melakukan 4,67 juta transaksi di negara mitra dengan nilai Rp1,73 triliun. Data tersebut memperlihatkan bahwa QRIS tidak lagi hanya berfungsi sebagai infrastruktur pembayaran domestik, tetapi mulai menjadi bagian dari ekosistem transaksi ekonomi lintas negara.

Pertumbuhan transaksi tersebut sekaligus membuka ruang bagi perbankan dan perusahaan teknologi finansial untuk memperluas layanan pembayaran ke negara-negara mitra tanpa mengandalkan mekanisme pembayaran yang berbeda di setiap pasar.

Dalam kerja sama dengan Nobu Bank, Jalin berperan dalam mendukung konektivitas serta pemrosesan transaksi melalui infrastruktur sistem pembayaran yang terhubung dengan ekosistem perbankan dan tekfin nasional.

Direktur Jalin Eko Dedi Rukminto mengatakan ekspansi pembayaran lintas negara membutuhkan infrastruktur yang mampu menghubungkan berbagai institusi dan jaringan pembayaran secara andal serta interoperabel.

“Semakin banyak koridor yang terhubung, semakin besar kebutuhan akan infrastruktur yang andal dan interoperabel. Di sinilah Jalin mengambil peran sebagai infrastructure enabler untuk membantu perbankan dan tekfin membawa layanan mereka ke semakin banyak aktivitas ekonomi lintas negara,” ujar Eko.

Dari sisi industri, semakin luasnya konektivitas QRIS antarnegara berpotensi menekan kebutuhan pelaku industri pembayaran untuk membangun konektivitas secara terpisah di setiap negara tujuan. Model interoperabilitas tersebut memungkinkan bank dan penyedia layanan pembayaran memanfaatkan infrastruktur yang telah terhubung untuk memperluas jangkauan transaksi.

Selain memberikan kemudahan bagi pengguna, QRIS antarnegara juga mendukung penggunaan mata uang lokal melalui skema Local Currency Transaction (LCT). Skema tersebut dapat membantu membuat transaksi lintas negara lebih efisien sekaligus memperkuat konektivitas sistem pembayaran antarnegara.

Bagi Nobu Bank, masuknya Hong Kong ke dalam koridor QRIS antarnegara memperluas cakupan layanan Nobu Go sekaligus membuka peluang peningkatan transaksi nasabah di luar negeri. Sementara bagi Jalin, bertambahnya koridor pembayaran memperkuat peran infrastruktur pembayaran nasional dalam menopang aktivitas perdagangan, perjalanan dan pariwisata lintas negara.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

RISE Gaspol di Bandung, Landbank 26 Hektare Bernilai Rp1,25 Triliun Jadi Mesin Pertumbuhan

PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) mulai menggeber ekspansi ke pasar properti Jawa Barat. Emiten properti di bawah...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img