Moneter.id – Jakarta
– Pagu sementara yang diusulkan oleh Kemenparekraf/Baparekraf pada Rancangan
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) TA 2024 sebesar
Rp3.419.987.309.000 telah disetujui oleh DPR RI yang selanjutnya akan
diserahkan ke Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.
“Usulan tambahan pagu anggaran Kemenparekraf/Baparekraf
TA 2024 sebesar Rp1.531.790.270.000 juga telah mendapat persetujuan,” kata Menparekraf/Kabaparekraf
Sandiaga Salahuddin Uno di Jakarta, Jumat (10/6/2023)
Sehingga total usulan pagu menjadi Rp4.951.777.579.000
atau mengalami kenaikan 44,79 persen dari total pagu indikatif 2024.
“Kenaikkan Rp1,5 triliun ini mayoritas diarahkan untuk
memperkuat capaian dari indikator kinerja utama. Terutama dari kunjungan
wisatawan mancanegara yang targetnya tahun depan 14 juta dan jumlah lapangan
kerja yang ingin kita ciptakan yaitu 4,4 juta di tahun 2024,” kata Menparekraf
Sandiaga.
Komisi X DPR RI sendiri, dikatakan Menparekraf Sandiaga
sudah beberapa kali mengusulkan untuk penambahan pagu anggaran
Kemenparekraf/Baparekraf sebesar dua digit atau di atas Rp10 triliun.
Karena memang sektor pariwisata dan ekonomi kreatif
terbukti sebagai penyumbang devisa tertinggi di Indonesia. Dan yang terpenting
adalah 45 juta lapangan kerja di Indonesia ini dihasilkan oleh sektor parekraf.
Sandiaga menyadari adanya keterbatasan anggaran. Sehingga
pihaknya hanya mengusulkan penambahan Rp1,5 triliun dan total anggaran menjadi
Rp4,9 triliun.
“Yang mudah-mudahan bisa disetujui oleh semua pihak pada
nanti pembahasan akhir akan ditetapkan menjadi anggaran yang akan kita bawa
untuk kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” katanya.




