Moneter.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya pernah mengeluarkan wacana pemindahan ibukota dari Jakarta ke Palangkaraya. Jika ibu kota dipindah, lantas karakteristik kota apakah yang cocok untuk Jakarta dengan segala kesemrawutannya?
“Jakarta cocok jadi kota bisnis, kota dagang gitu ya. Kayak New York atau LA (Los Angeles),” kata Pakar Tata Kota dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Denny Zulkaidi, Sabtu (18/3).
Denny menjelaskan, sebenarnya jika berkaca dari negara-negara maju di luar negeri, pusat pemerintahan itu dipisahkan dengan daerah bisnis. “Pusat pemerintahan dengan bisnis ya jangan terlalu dekatlah. Kalau bisnis ya jalan aja sendiri. Enggak perlu support, backup, beking dari pejabat,” ujarnya.
Ia mencontohkan, di Amerika Serikat (AS). Kota bisnis yang begitu luas terpusat di New York. Sementara ibukotanya terletak di Washington DC, sebuah kota yang tak begitu besar. Begitu pun untuk tingkat provinsinya. Kota besar dan ibukota seyogyanya dibuat terpisah.
Denny menambahkan, misalnya di California, itu kota besarnya Los Angeles, tapi ibukotanya Sacramento. Kalau kita kan banyak yang merangkap, ibukota sekalian kota besarnya. Surabaya contohnya ibukota plus kota besarnya di Jawa Timur. “Yang di Indonesia kan susahnya pusat bisnis sama pemerintahan sangat dekat,” pungkasnya.
(Moneter/Jawapos)




