Jumat, Juni 12, 2026

Pansela Tulungagung Tuntas, Akses Wisata dan Ekonomi Pesisir Selatan Jawa Timur Kian Terbuka

Must Read

Rampungnya Jalur Pantai Selatan (Pansela) atau Jalur Lintas Selatan (JLS) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menjadi dorongan baru bagi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kawasan pesisir selatan.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan seluruh koridor Pansela di Tulungagung sepanjang 51,56 kilometer, termasuk ruas terakhir Brumbun–Sine yang sempat menghadapi kendala longsor di beberapa titik.

Dengan selesainya ruas Brumbun–Sine Lot 1A sepanjang 9,53 kilometer dan Lot 1B sepanjang 3,88 kilometer pada akhir Mei 2026, Tulungagung kini menjadi kabupaten kedua di Jawa Timur setelah Pacitan yang terhubung penuh oleh Jalur Pansela. Koridor tersebut membentang dari perbatasan Kabupaten Trenggalek di bagian barat hingga Kabupaten Blitar di sisi timur.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Jalur Pansela tidak hanya ditujukan untuk memperkuat konektivitas, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Pulau Jawa yang selama ini belum berkembang secara optimal.

“Pansela diharapkan menjadi alternatif perjalanan masyarakat untuk mengurangi kepadatan di Jalur Pantura maupun Tol Trans Jawa. Di saat yang sama, keberadaan jalan ini juga membuka akses menuju kawasan wisata dan sentra ekonomi masyarakat pesisir,” kata Dody.

Keberadaan jalan tersebut diperkirakan akan meningkatkan akses menuju berbagai destinasi wisata di pesisir selatan Tulungagung. Sejumlah objek wisata seperti Pantai Sine, Pantai Dlodo, Pantai Gemah, Pantai Brumbun, hingga Kedung Tumpang kini dapat dijangkau dengan lebih mudah, sehingga berpotensi mendongkrak kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Selain sektor pariwisata, infrastruktur tersebut juga diharapkan memberikan dampak berganda bagi pelaku usaha lokal, mulai dari perdagangan, kuliner, jasa wisata hingga perikanan. Jalur Pansela dinilai dapat menjadi katalis bagi tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di sepanjang kawasan pesisir selatan Jawa Timur.

Secara keseluruhan, koridor Pansela di Jawa Timur memiliki panjang mencapai 628,39 kilometer yang menghubungkan ruas Panggul–Sendangbiru–Jarit–Puger hingga Glenmore. Jalur tersebut melintasi bentang alam khas pantai selatan berupa perbukitan, tebing karst, hutan tropis, dan panorama Samudra Hindia.

Kementerian PU sendiri terus melanjutkan pembangunan Jalur Lintas Selatan Jawa yang ditargetkan tersambung lebih dari 1.500 kilometer melintasi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, hingga Jawa Timur. Kehadiran jalur ini diharapkan menjadi alternatif selain Pantura dan Tol Trans Jawa sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan ekonomi di wilayah selatan Pulau Jawa.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Apa Itu CLARITY Act? RUU yang Bisa Mengubah Regulasi Kripto di AS

Perkembangan industri kripto tidak hanya ditentukan oleh inovasi teknologi atau pergerakan harga aset digital. Dalam beberapa tahun terakhir, regulasi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img