Moneter.co.id – Anak usaha PT Pelni (Persero), Pelni Logistics menargetkan perolehan
laba senilai Rp49 miliar pada tahun 2018. Target ini meningkat senilai Rp45
miliar dari 2017, hal ini menyusul perkiraan pertumbuhan positif sektor
logistik di Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.
“Ya, target kami seperti itu tahun ini,” kata
Direktur Utama Pelni Logistics Suharyanto, Minggu (07/01).
Target itu, menurut dia, akan dicapai melalui upaya
meningkatkan bongkar muat curah kering dan sinergitas dengan perusahaan negara
lainnya.
“Bongkar muat curah kering akan tumbuh positif setelah
adanya Program Tol Laut sejak November 2015, khususnya guna meningkatkan
pemerataan pertumbuhan di kawasan timur negeri ini,” katanya.
Selain itu, ia mengemukakan, pengembangan bisnis di sektor
logistik pun masih terbuka lebar dengan okupansi kapal logistik Pelni yang baru
sekitar 70% saat ini.
Suharyanto juga menjelaskan, pihaknya akan meningkatkan
kegiatan bongkar muat dari sektor tidak terkurung (non captive) berupa batubara
dan kargo umum lainnya sebanyak 5,3 juta ton tahun ini. “Itu naik signifikan 2016 yang hanya 1,8 juta
ton,” katanya.
Selain itu, Pelni Logistics juga telah menjalankan layanan
aplikasi dalam jaringan Internet (online) yang mempermudah para pemakai jasanya. “Melalui aplikasi itu memungkinkan bertambahnya kontribusi
anak perusahaan terhadap sang induk sekitar 15-20% pada 2018 ini,” pungkasnya.
(HAP)




