Rabu, Maret 4, 2026

Pemimpin G20 Sepakat Kurangi Ketegangan Perdagangan Global

Must Read

Moneter.id – Konferensi
Tingkat Tinggi (KTT) negara anggota G20 telah dilaksanakan pada 28-29 Juni 2019
lalu di Osaka, Jepang. Pada pertemuan ini, para pemimpin G20 sepakat untuk mengurangi
ketegangan perdagangan global, bekerja sama secara konstruktif untuk melakukan
reformasi WTO, dan memastikan kesetaraan dalam berkompetisi untuk menyediakan
iklim usaha yang baik.

“Reformasi WTO adalah hal yang sangat
mendesak untuk dilakukan. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam
hal ini yang menjadi fokus dan prioritas Indonesia adalah mekanisme
penyelesaian sengketa,” ujar Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita
diketerangan resmi yang diterima Moneter.id,
Rabu (3/07).

Mendag
Enggar menjelaskan, Presiden Jokowi secara khusus menyatakan kembali sikap
Indonesia, bahwa reformasi WTO penting segera dilaksanakan untuk mengatasi
ketidakpastian dan dampak negatif dari perang dagang yang terjadi saat ini.

“Seluruh
negara harus memberikan komitmen untuk bekerja sama memperbaiki sistem
perdagangan multilateral agar dapat memberikan manfaat bagi semua negara dan
tetap relevan seiring dengan perkembangan zaman,” ucapnya.

Mendag
menyampaikan, Indonesia telah memberikan masukan kepada G20 mengenai
langkah-langkah yang perlu segera dilakukan terkait reformasi WTO. “Pada prinsipnya, Indonesia siap bekerja
sama dengan negara-negara lain untuk terus meningkatkan kinerja WTO,” tegasnya.

Sementara
itu, lanjut Mendag, terkait usaha negara anggota G20 dalam mengatasi kapasitas
baja dunia yang berlebih, kesepakatan atas perpanjangan mandat Global Forum on Steel Excess Capacity
(GFSEC) masih terus didiskusikan hingga akhir tahun ini. “Seluruh negara
anggota G20 diharapkan dapat bekerja sama untuk menghasilkan keputusan secara
konsensus,” tungkasnya.

Sekedar informasi, G20 atau Kelompok 20 Ekonomi Utama berdiri tahun 1999.
Anggota G20 terdiri atas 19 negara dan Uni Eropa. G20 mewakili 85 persen
pendapatan dunia, 75 persen perdagangan dunia, 80 persen sumber investasi
global, dan 66 persen penduduk dunia.

Negara
anggota G20 adalah Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina,
Australia, Brasil, Inggris, India, Indonesia, Italia, Jepang, Jerman, Kanada,
Korea Selatan, Meksiko, Prancis, Rusia, China, Turki, dan Uni Eropa. Indonesia
adalah satu-satunya anggota ASEAN yang masuk dalam kelompok 20 negara ekonomi terbesar
dunia ini.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Spotify Ungkap Perubahan Pola Konsumsi Audio Masyarakat Indonesia Selama Ramadan

Kebiasaan mendengarkan masyarakat Indonesia mengalami transformasi signifikan seiring dengan datangnya bulan suci Ramadan. Berdasarkan data terbaru dari Spotify, aliran...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img