Senin, Maret 2, 2026

Pendapatan ESSA Anjlok Sebesar 6 Persen di Kuartal I 2025

Must Read

Moneter.id -Jakarta – PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA), perusahaan yang bergerak di sektor Energi dan Kimia melalui kilang LPG (Liquefied Petroleum Gas) dan pabrik Amoniak, melaporkan pendapatan sebesar USD 70 juta pada Kuartal I 2025 (mengalami sedikit penurunan sebesar 6% YoY). 

EBITDA pada kuartal ini tercatat sebesar USD 25 juta (turun 20% YoY), sementara Laba Bersih yang dapat diatribusikan kepada Pemegang Saham Perseroan tercatat sebesar USD 8 juta (menurun 20% YoY). 

Catatan kinerja pada Kuartal I 2025 ini terutama dipengaruhi oleh berkurangnya pasokan gas ke pabrik amoniak akibat kegiatan pemeliharaan di pemasok gas hulu, sehingga berdampak pada produksi amoniak.

ESSA terus mempertahankan standar tertinggi dalam keselamatan dan keandalan operasional pabrik. Pabrik amoniak telah mencatat 8,6 juta jam kerja kumulatif tanpa Loss Time Injury (LTI), sementara pabrik LPG mencatat 6,1 juta jam kerja kumulatif tanpa LTI (mencatat hampir enam tahun operasi berkelanjutan tanpa gangguan) — sebuah pencapaian penting. 

Harga amoniak dan LPG masing-masing mengalami sedikit penurunan sebesar 1% dan 0,4% dibandingkan catatan pada Kuartal I 2024. Ke depan, harga amoniak diperkirakan akan tetap stabil dalam kisaran harga pada Tahun 2024.

Selain itu, ESSA telah mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp10 per saham, dengan total sebesar Rp172,26 miliar (setara USD 10,3 juta) untuk Tahun Buku 2024, yang dibayarkan pada April 2025. Jumlah dividen ini meningkat dua kali lipat dibandingkan sebelumnya, didukung oleh penurunan beban utang yang signifikan dan perbaikan margin sepanjang Tahun 2024.

ESSA berkomitmen untuk mencapai manufacturing excellence, mendorong keberlanjutan lingkungan, dan tetap berada di garis depan perkembangan industri. 

“Kuartal I 2025 menunjukkan catatan kinerja operasional yang solid meskipun menghadapi pasokan gas yang lebih rendah dan kondisi pasar amoniak yang melemah. Kami juga berhasil meraih Proper Emas dan CEO Green Leadership Award hanya dalam waktu enam tahun sejak memulai operasi pabrik amoniak, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi kami,” kata Presiden Direktur & CEO ESSA, Kanishk Laroya. 

Melangkah lebih jauh di Tahun 2025, perusahaan akan terus mendedikasikan upaya signifikan untuk perjalanan keberlanjutan. Upaya tersebut termasuk transformasi pabrik amoniak kami saat ini menjadi pabrik rendah karbon, dengan target untuk menangkap sekitar ~1 juta TPA CO? mulai Kuartal IV 2028. 

“ESSA, melalui anak perusahaannya PT ESSA SAF Makmur (ESM), juga akan membangun fasilitas manufaktur greenfield berteknologi tinggi di Jawa Tengah untuk memproduksi hingga ±200.000 MT per tahun Sustainable Aviation Fuel (SAF), dengan target operasi komersial pada Kuartal I 2028.” pungkas Kanishk Laroya. 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Alokasikan Dana Tunai Rp65,7 Triliun Guna Penuhi Kebutuhan Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img