Moneter.co.id – Facebook Inc berencana akan merekrut sekitar 3.000 pegawai baru sampai tahun 2018 untuk mempercepat pencabutan video-video pembunuhan, bunuh diri dan kekerasan lainnya. Langkah ini diambil untuk memerangi ancaman terbesar kepada citra media sosial ini.
Rekrutmen besar-besaran yang diumumkan Kepala Eksekutif Mark Zuckerberg, Rabu (3/5) waktu AS, mengisyaratkan Facebook lebih dari sekadar membutuhkan piranti lunak otomatis dalam mengidentifikasi dan membuang posting-posting ofensif yang membludak secara online dan menjadi berita besar di media tradisional.
Masalah ini menjadi semakin menekan sejak pengenalan Facebook Live tahun lalu yang merupakan layanan yang memungkinkan 1,9 miliar pengguna Facebook bisa menggunakannya untuk menyiarkan video yang telah dicemari oleh tayangan-tayangan kekerasan.
Beberapa kekerasan di Facebook menjadi tak terelakkan terjadi, namun perusahaan media sosial ini lambat meresponnya.
Parlemen Inggris pekan ini menuduh perusahaan-perusahaan jejaring media sosial termasuk Facebook bekerja secara memalukan dalam mencabut materi kekerasan terhadap anak dan material-material ilegal lainnya.
Dikutip dari Reuters, di negara Jerman, Facebook ditekan untuk cepat dan akurat dalam menghapus ujaran kebencian ilegal dan memerangi apa yang disebut berita bohong. Bahkan parlemen Jerman mengenakan denda jika Facebook tidak menghapus 70 persen posting-posting meresahkan dalam jangka waktu 24 jam.
Rep.Hap/Ant




