Selasa, Februari 10, 2026

Perkuat Ekspor ke Taiwan, KDEI Taipei Ajak Diaspora Masuk Ekosistem UMKM BISA Ekspor

Must Read

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag RI Fajarini Puntodewi mengatakan bahwa melalui Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei mengajak para diaspora Indonesia di Taiwan untuk memperkuat ekspor Indonesia ke Taiwan. Para diaspora dapat berpartisipasi dalam ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor) yang digagas Kementerian Perdagangan.

“Diaspora berpotensi menjadi jembatan antara UMKM Indonesia yang ingin ekspor dan konsumen potensial yang ada di Taiwan,” ujarnya saat membuka secara virtual “Workshop UMKM BISA Ekspor dan Business Matching”, Minggu, (1/2/2026).

“Dengan jumlah penduduk yang besar dan sumber daya Indonesia yang berlimpah, ekspor kita dapat terus meningkat. Dalam hal ini, diaspora diharapkan dapat berperan aktif dalam mendorong peningkatan ekspor nasional. Kami berharap antusiasme diaspora dalam kegiatan ini dapat berlanjut hingga menjadi bagian dari gerakan UMKM BISA Ekspor yang pada akhirnya dapat berkontribusi meningkatkan ekspor Indonesia di Taiwan,” ujar Puntodewi.

Puntodewi menambahkan, fokus Kemendag dalam UMKM BISA Ekspor adalah mendorong produk lokal untuk menembus pasar global. Sejalan dengan komitmen tersebut, sepanjang 2025, UMKM BISA Ekspor telah memfasilitasi 622 penjajakan bisnis (business matching) dengan total transaksi produk UMKM mencapai USD 134,87 juta, baik pesanan pembelian maupun potensi transaksi.

Menurut Kepala KDEI Taipei Arif Sulistiyo, lokakarya (workshop) dan business matching ini menjadi bagian dari rangkaian misi dagang UMKM Indonesia ke Taiwan. UMKM difasilitasi untuk bertemu dengan pembeli potensial sekaligus untuk membuka peluang bagi diaspora Indonesia agar dapat masuk ke dalam ekosistem UMKM BISA Ekspor.

Workshop Temu Diaspora bertajuk “Wujudkan Mimpi Jadi Eksportir Produk Indonesia di Taiwan” digelar pada Senin (2/2) dan diikuti 50 peserta diaspora Indonesia. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai peluang ekspor serta peran diaspora dalam mendukung pemasaran produk Indonesia di Taiwan.

“Para peserta berdialog dan berdiskusi bersama narasumber serta pelaku usaha berpengalaman. Dalam hal ini, khususnya terkait strategi memulai usaha, pemetaan pasar, dan pemanfaatan jejaring diaspora sebagai pintu masuk ekspor,” ujar Arif Sulistiyo.

Sementara itu, dari sesi business matching pada 1 Februari 2026, tercatat potensi transaksi sebesar USD 357 ribu atau setara Rp5,98 miliar. Sesi tersebut berhasil mempertemukan 24 UMKM binaan AME dengan 20 calon pembeli potensial di Taiwan.

Produk unggulan yang ditampilkan meliputi makanan ringan, bumbu, sambal, kopi, dan gula merah organik. Dipamerkan pula produk fesyen, kerajinan tangan, hingga produk penunjang pertanian berupa pupuk organik.

“Kegiatan ini berhasil menarik minat pembeli potensial dan memperoleh respons positif. Kami berharap kegiatan ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan ekspor Indonesia ke Taiwan,” ungkap Arif menanggapi hasil business matching.

Menurut Arif, Taiwan merupakan salah satu mitra dagang penting di Asia Timur yang memiliki tren perdagangan positif, khususnya pada produk makanan dan minuman dari sektor UMKM.

“Tren ini menunjukkan tingginya minat pasar Taiwan terhadap produk pangan Indonesia. Kondisi ini menjadi peluang strategis bagi UMKM untuk memperluas akses pasar ekspor,” ujar Arif.

Sementara kinerja ekspor produk makanan dan minuman Indonesia ke Taiwan terus menunjukkan tren positif. Pada 2025, nilai ekspor sektor ini tercatat sebesar USD 75,93 juta atau meningkat 6,03 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode yang sama, total perdagangan Indonesia dengan Taiwan mencapai USD 9,95 miliar dengan nilai ekspor Indonesia ke Taiwan sebesar USD 5,54 miliar.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Dharma Polimetal Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional Melalui Inovasi di IIMS 2026

PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), emiten manufaktur komponen otomotif terkemuka, semakin mengukuhkan posisinya dalam rantai pasok kendaraan listrik (EV)...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img