PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia (Allianz Syariah) dan PT Bank BTPN Syariah Tbk. (BTPN Syariah) meresmikan kerja sama strategis untuk menghadirkan perlindungan asuransi berbasis prinsip syariah. Sinergi ini menyatukan keunggulan proteksi Allianz Syariah dan jangkauan distribusi BTPN Syariah guna memperluas layanan keuangan yang menyeluruh serta menyediakan solusi perlindungan yang mudah diakses, relevan, dan sesuai ketentuan syariah.
“Allianz Syariah bersama BTPN Syariah memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk menghadirkan solusi perlindungan jiwa dan perencanaan finansial yang relevan serta mudah diakses, sehingga nasabah dapat melangkah lebih pasti di berbagai tahap kehidupan. Kami berbagi tujuan yang sama, yaitu menyediakan solusi keuangan, khususnya asuransi, berbasis syariah yang kuat, transparan, dan bertanggung jawab,” ujar Elmie A. Najas, Direktur Utama Allianz Life Syariah Indonesia.
“Kami melihat proteksi sebagai pilar penting dalam perencanaan keuangan nasabah pendanaan BTPN Syariah. Melalui pengembangan layanan bancassurance bersama Allianz Syariah, kami menghadirkan solusi perlindungan finansial yang mudah diakses dan selaras dengan kebutuhan nasabah. Momentum ini menjadi langkah strategis bagi BTPN Syariah dalam memperluas layanan yang lebih menyeluruh menuju kehidupan yang lebih berarti,” jelas Fachmy Achmad, Direktur BTPN Syariah.
“Bancassurance menjadi strategi penting Allianz Indonesia untuk memperkuat posisi di segmen nasabah yang sudah memiliki rencana keuangan masa depan, termasuk juga perlindungan yang berbasis nilai syariah. Kami ingin memastikan Allianz hadir sebagai mitra perlindungan yang relevan secara finansial, sekaligus sejalan dengan nilai yang diyakini nasabah,” kata Ancilla Lily, Country Chief Bancassurance Allianz Life Indonesia.
Mengawali kerja sama ini, Allianz Syariah dan BTPN Syariah meluncurkan Guardia RENCANA Syariah, solusi asuransi jiwa tradisional untuk proteksi rencana finansial di masa depan. Dengan pembayaran kontribusi berkala selama 8 tahun, pihak yang diasuransikan akan terlindungi secara jiwa dan finansial selama 18 tahun.
Penerima manfaat akan menerima manfaat meninggal dunia sebesar 105% dari keseluruhan kontribusi yang dibayarkan, ditambah saldo tabungan yang tersedia saat itu jika pihak yang diasuransikan meninggal dunia dalam 2 tahun polis pertama, atau 100% Santunan Asuransi dan Manfaat Pembebasan Kontribusi jika meninggal dunia setelah 2 tahun polis.
Produk ini juga menyediakan Manfaat Tahapan RENCANA yang akan diterima secara bertahap apabila Pihak yang Diasuransikan masih hidup hingga akhir masa asuransi. Yang pertama, peserta akan mendapatkan Manfaat Tahapan RENCANA di akhir tahun polis ke-11 yang diambil dari nilai saldo tabungan yang tersedia (total dari bagian kontribusi yang dialokasikan dan diinvestasikan oleh Allianz).
Kemudian peserta akan memperoleh Manfaat Tahapan RENCANA sebesar 60 persen dari santunan asuransi pada akhir tahun polis ke-18. Namun, apabila pihak yang diasuransikan meninggal dunia setelah 2 tahun polis berlaku, penerima manfaat akan tetap menerima Manfaat Tahapan RENCANA di akhir tahun polis ke-11, dan kemudian polis berakhir.
Akses kepesertaan dibuat ramah nasabah. Pengajuan polis cukup melalui pernyataan kesehatan tanpa pemeriksaan medis untuk Santunan Asuransi hingga Rp1,5 miliar, atau melalui proses full underwriting untuk Santunan Asuransi yang lebih besar.
Bagi peserta yang ingin menyalurkan sebagian manfaat untuk kebermanfaatan sosial, tersedia fitur Wakaf yang memungkinkan penyaluran maksimal 45% dari Santunan Asuransi dan/atau 30% dari saldo tabungan, dikelola sesuai prinsip syariah dan ketentuan yang berlaku. Seluruh proses pemasaran dan pengelolaan produk diawasi Dewan Pengawas Syariah, dengan penjelasan manfaat, biaya, dan pengecualian yang disederhanakan agar mudah dipahami.
“Produk untuk nasabah BTPN Syariah ini selaras dengan Maqaṣid Syariah, kompas perlindungan yang melengkapi perjalanan hidup, khususnya menjaga jiwa dan menjaga harta. Tujuannya sederhana, agar semakin banyak keluarga memperoleh perlindungan yang membawa keberkahan dan keberlanjutan dalam rencana hidup mereka,” tutup Elmie.




