Kamis, Januari 15, 2026

Pertamina Hulu Energi Bakal Kelola Blok Maratua

Must Read

Moneter.id – PT Pertamina Hulu Energi bersama Satuan Kerja Khusus
Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menandatangani Kontrak Kerjasama Bagi Hasil
(KBH) atas Wilayah Kerja (WK) Migas Maratua di Kabupaten Berau, Kalimantan
Timur (Kaltim).

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala SKK Migas, Dwi
Soetjipto dan Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Meidawati dan
disaksikan oleh Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, Sekjen Kementerian ESDM Ego
Syahrial, Dirjen Migas Djoko Siswanto, Direktur Hulu Pertamina, Dharmawan H
Samsu di Kantor Kementerian ESDM di Jakarta.

“Blok Maratua ke depan akan dioperasikan oleh
PT Pertamina Hulu Energi Lepas Pantai Bunyu, program pengelolaan blok ini telah
kami siapkan dalam jangka panjang untuk menjaga kesinambungan pasokan gas untuk
kebutuhan domestik Indonesia,” kata Direktur Utama PHE Mediawati usai
penandatangan di Jakarta, Senin (18/2).

Ia menjelaskan, Wilayah Kerja Maratua memiliki
potensi yang baik untuk dikembangkan, dan dapat berkontribusi untuk menambah
produksi migas Pertamina.

Skema pengelolaan sama dengan wilayah kerja lain
yakni Sistem Gross Split, dengan total investasi sebesar 7,75 juta dolar AS
yang meliputi Komitmen Kerja Pasti dan Signature Bonus.

Pengelolaan Blok Eksplorasi ini mendukung komitmen
Pertamina dalam kegiatan eksplorasi di Indonesia. Tahun 2018 Pertamina sangat
aktif melaksanakan kegiatan eksplorasi, seperti misalnya melakukan studi
bersama serta melakukan kegiatan pemboran sumur eksplorasi.

Komitmen Kerja Pasti Pertamina di Wilayah Kerja
Maratua berupa  studi geologi &
geofisika (G&G) dan Seismik 3D sejauh 500 km2.

Saat ini Blok Maratua adalah wilayah kerja migas
seluas 7.835,07 kilometer persegi yang terletak di Cekungan Tarakan. Area
Kalimantan Utara (Kaltara) yang merupakan lokasi Cekungan Tarakan memiliki
kumulatif produksi yang potensial.

Di sekitar wilayah tersebut, Pertamina juga memiliki
4 wilayah kerja aktif di area Kaltara yaitu Pertamina EP Aset 5 di Bunyu, PHE
Nunukan Company, JOB Pertamina-Medco EP Simenggaris, dan PHE East Ambalat.

Berdasarkan potensi yang dimiliki cekungan Tarakan
di area Kaltara serta potensi bisnis terintegrasi dengan kilang Methanol, PLN,
Jargas Kota Tarakan dan Bunyu serta pengembangan kawasan industri lain di
Kaltara maka penambahan wilayah kerja di area Kaltara melalui Wilayah Kerja
Maratua akan berpotensi menambah cadangan dan produksi serta memperkuat
eksistensi Pertamina di Kaltara.


- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

REDMI Note Series Tembus 460 Juta Unit Pengiriman Global

REDMI Note Series menjadi kontributor besar dengan total pengiriman lebih dari 460 juta unit di lebih dari 100 negara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img