Moneter.co.id – Anak perusahaan
PT Pertamina (Persero) yang mengelola kegiatan produksi dan pengelolahan
pelumas, grease, specialties product dan base
oil PT Pertamina Lubricants melakukan ekspor perdana ke China melalui TBBM
Kabil (Kawasan Bilateral) Batam, Kepulauan Riau.
“Kami
melakukan ekspor perdana Lube Base Oil (LBO) dengan jumlah lebih dari 6.000 MT
LBO BS 150 kepada PT Petro China International (H.K) Co., LTD,” kata Afandi,
Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, Jumat (25/5).
Afandi
mengatakan, hal ini bentuk keseriusan kami untuk menjadi PT Pertamina
Lubricants menjadi perusahaan pelumas kelas dunia.
“Ekspor perdana
yang dilakukan melalui TBBM Kabil sebagai upaya untuk menjadikan Port Kabil
Batam sebagai Hub Lunch atau pusat ekpsor terbesar di Indonesia bahkan di internasional,”
ucapnya.
Afandi mengaku
siap untuk meningkatkan kemampuan agar dapat bersaing di pasar internasional
khususnya Asia. “Sebelumnya, ekspor LBO BS 150 dilakukan dari Refinert
(RU) IV Cilacap sebelum akhirnya ditentukan di TBBM Kabil ini,” katanya
lagi.
Penentuan TBBM
Kabil sebagai pusat ekspor terbesar dikarenakan Port Kabil Batam memiliki
kapasitas penyimpanan stok yang lebih besar dan port restriction yang lebih bersahabat dengan pelanggan sehingga
mampu melakukan ekspor dengan bulk
atau vessel dan mampu mengakomodir
spek kapal yang lebih besar.
Menurut Afandi,
Port Kabil Batam dapat mengakomodir kapal jenis Ocean Going dan Mother Vessel.
“Selain itu, banyak keuntungan dari aktivitas trading LBO seperti
meningkatkan volume perdagangan ekspor melalui Batam, traffic kapal tanker juga
akan meningkat,” ujar Afandi.
Afandi
mengatakan, melalui TBBM Kabil Batam ini, PT Pertamina Lubricants akan
meningkatkan penjualan dan ekspor melalui IBC hasil blending, flexy bag dan
juga partai kecil atau ritel.
Letak Batam secara
geografis yang berdekatan dengan negara-negara tujuan ekspor seperti Asia
Tenggara, China, Eropa, Australia dan Timur Tengah tentunya akan memudahkan PT
Pertamina Lubricants mencapai visinya untuk dapat mengelola LBO ke pasar
internasional dengan skala dam volume yang lebih besar.
“Kami
berharap kami mampu mengelola LBO ke pasar internasional yang jauh nun dengan
biaya yang lebih efisien sehingga bisa kompetitif di pasar ekspor,” kata
Afandi.
Menurut Afandi,
saat ini PT Pertamina Lubricants telah berhasil menjangkau pasar 17 negara di
dunia. PT Pertamina Lubricants juga telah memiliki anak perusahaan Thailand
menyusul di beberapa negara lain seperti Australia.
“Kami
terus berupaya untuk dapat melakukan ekspor dari TBBM Kabil Batam ke berbagai
negara lain di dunia,” bebernya.
(HAP)




