Minggu, Maret 1, 2026

Picu Ketegangan, Para Menlu ASEAN Kritik Korut Uji Coba Nuklir

Must Read

Moneter.co.id – Kalangan menteri luar (Menlu) negeri Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) mengkritik Korea Utara (Korut) yang melakukan uji coba nuklir dan uji coba rudal yang menyebabkan ketegangan. Sikap tersebut mereka keluarkan dalam pertemuan ASEAN di Manila pada Jumat (28/4).

Berdasarkan pernyataan para menlu negeri ASEAN yang dikeluarkan sebelum pertemuan puncak 28-29 April, ASEAN menyatakan kekhawatiran mendalam terkait dengan peningkatan ketegangan di Semenanjung Korea, termasuk dua uji coba nuklir Korea Utara pada 2016 dan disusul dengan peluncuran rudal balistik. 

ASEAN selanjutnya meminta pemerintah Korea Utara untuk mematuhi sanksi-sanksi PBB yang bertujuan untuk membatas program senjatanya.

Para menlu negeri ASEAN, dalam pertemuan kali ini, juga meminta pihak-pihak terkait untuk menahan diri.

Pyongyang telah menulis surat kepada ASEAN, yang beranggotakan 10 negara, untuk meminta dukungan dalam sengketanya dengan Amerika Serikat. Dalam surat tersebut, pemerintah Korea Utara memperingatkan kemungkinan adanya “holokos nuklir”.

“ASEAN menyadari bahwa instabilitas di Semenanjung Korea berdampak serius bagi kawasan dan luar kawasan,” tambah pernyataan ASEAN.

Sekedar informasi, ketegangan dipicu oleh uji coba nuklir dan rudal Korut. Negara itu telah berjanji akan terus melakukan uji coba rudal dan uji coba nuklir.

Negara itu berkeinginan untuk menempatkan hulu ledak nuklir pada rudal balistik antarbenua yang dapat mencapai Amerika Serikat (AS).

Presiden AS Donald Trump menyebut Korut sebagai ancaman, tidak hanya bagi AS tetapi juga negara-negara tetangga di kawasan Asia.

Oleh sebab itu, AS mengerahkan sejumlah kapal tempur, termasuk kapal induk USS Carl Vinson dan kapal selam USS Michigan.

Sebelumnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump memuji Presiden Cina Xi Jinping atas tindakannya terhadap Korea Utara.

Dalam wawancara dengan kantor berita Reuters, Trump mengatakan dirinya ingin menyelesaikan krisis di Semenanjung Korea melalui jalur diplomasi tetapi kemungkinan itu (sulit) dilakukan. Disebutkan pula bahwa (sangat sulit) bagi Kim Jong-un untuk memimpin Korut di usia muda.

Rep.Hap

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Motorola Resmi Luncurkan razr 60 di Indonesia: Era Baru Ponsel Lipat Pintar Berbasis AI

Motorola kembali menggebrak pasar ponsel premium tanah air dengan mengumumkan kehadiran motorola razr 60 di Jakarta pada Rabu, 25...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img